Rusak Kantor Desa Sampulungan, Pendukung Balon Kades di Takalar Dilapor Polisi
Panitia kabupaten sudah membukakan pos pengaduan tertulis, sehingga bakal calon atau masyarakat yang merasa dirugikan dapat melaporkan proses mana yang tidak sesuai aturan.
TAKALAR, BUKAMATA - Sekelompok pendukung Bakal Calon (Balon) Kepala Desa (Kades) yang tidak lolos Seleksi Calon Kades di Kabupaten Takalar, melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk protes atas hasil seleksi yang diumumkan pada hari Sabtu, 12 November 2022. Selain unjuk rasa, mereka juga melakukan pengrusakan fasilitas milik pemerintah, salah satunya Kantor Desa Sampulungan.

Ketua Forum Peduli Pilkades Damai, Alga, menegaskan, pihaknya melaporkan hal tersebut ke Polres Takalar dan meminta agar pelaku ditindak tegas.
"Ini bukan lagi penyampaian aspirasi yang sehat tapi sudah anarkis. Laporan ke Polres kami lengkapi dengan foto dan video para pendemo, sehingga tidak ada yang bisa mengelak," ujar Alga.
Ia berharap, polisi bisa bertindak cepat agar tindakan anarkis lanjutan bisa dicegah.
Terpisah, Sekertaris P2KD Kabupaten Takalar, Ardiyanto Rajab, mengatakan, jika ada yang tidak puas dengan penyelenggaraan Pilkades agar tidak melakukan tindakan anarkis. Panitia kabupaten sudah membukakan pos pengaduan tertulis, sehingga bakal calon atau masyarakat yang merasa dirugikan dapat melaporkan proses mana yang tidak sesuai aturan. (*)
