Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Aspirasi memegang peranan penting karena dapat dijadikan landasan dalam menyusun kebijakan.
BUKAMATA - Aspirasi masyarakat merupakan ruh dalam sistem demokrasi. Oleh karenanya diperlukan sistem yang andal agar seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali dapat menyampaikan aspirasi kepada kepada pemerintah.
Aspirasi memegang peranan penting karena dapat dijadikan landasan dalam menyusun kebijakan. Kebijakan pemerintah yang tepat sasaran dan didukung oleh masyarakat merupakan esensi dari penyelenggaraan pemerintahan.
Salah satu cara yang dapat ditempuh masyarakat untuk menyampaikan aspirasi adalah dengan menyampaikannya secara langsung kepada anggota legislatif.
Bagaimana tidak, di Indonesia lembaga perwakilan hadir di setiap tingkatan. Ada di tingkatan kota, provinsi hingga pusat.
Sayangnya, kehadiran wakil rakyat di setiap tingkatan seringkali masih kurang dirasakan oleh masyarakat.
Salah satu faktor yang melatarbelakanginya adalah kurangnya interaksi antara wakil rakyat dan konstituennya.
Alasan tersebut cukup dapat diterima, pasalnya, kunjungan anggota pun dibatasi dengan masa sidang dan masa reses.
Dalam masa reses ini, harusnya seluruh anggota melakukan kunjungan dan berdialog langsung dengan masyarakat.
Kadangkala, masa reses yang dianggap singkat menjadi alasan kunjungan tersebut tidak maksimal.
Aspirasi selain dapat disampaikan secara personal kepada wakil rakyat juga dapat dilakukan kepada partai politik.
Sayangnya, aspirasi yang disampaikan kepada partai politik pun masih dirasakan belum maksimal karena beberapa alasan.
Partai politik sebetulnya memiliki peran dalam menjaring aspirasi dari masyarakat, namun terkadang kurangnya informasi mengenai tata cara pengaduan menjadi sebab aspirasi tersebut tidak tersampaikan.
Menjadi ironis saat semua lini kehidupan bertransformasi ke arah digital, seharusnya sistem partai politik melakukan hal yang sama.
Terlebih, saat ini sebagian besar masyarakat menghabiskan waktunya di ruang-ruang digital. Adanya sistem penjaringan aspirasi digital dipandang menjadi sebuah keharusan saat ini.
Seluruh partai politik di Indonesia pastinya sudah menyadari pentingnya digitalisasi di partainya, namun belum semua mengadopsi digitalisasi partai politik.
Digitalisasi partai politik dapat di artikan sebagai transformasi aktivitas kepartaian dari konvensional ke arah digital.
Hal ini dapat ditandai dengan penggunaan website, pembuatan sosial media dan peningkatan aktivitas di ruang digital.
Meskipun beberapa partai konvensional sudah melakukan hal di atas, namun sebagian besar tujuannya belum maksimal kepada penyerapan aspirasi.
Pengelolaan media sosial misalnya masih difokuskan sebagai wadah informasi dan sosialisasi saja.
oleh karenanya, penguatan fokus ke arah penyerapan aspirasi kedepannya merupakan hal yang harus dilakukan oleh seluruh partai politik.
Untuk melengkapi wadah penerimaan aspirasi masyarakat di seluruh Indonesia, oleh karenanya muncul sebuah organisasi platform digital yang bernama Partai Digital Indonesia yang diinisiasi oleh Ariasa HS,Rose dan Vina di Jakarta.
Ada beberapa hal yang membedakan partai digital ini dengan partai konvensional yang ada selama ini yaitu pertama, penggagas dan penggeraknya menuangkan gagasan dan isu-isu politiknya dengan sepenuhnya menggunakan internet atau media sosial, memperkuat gaungnya, sehingga tercipta pola mobilisasi atau partisipasi digital warganet.
Kedua, respons digital keorganisasian sesungguhnya tidak hanya berurusan dengan partai politik yang ada, tetapi juga lembaga-lembaga politik atau ketatanegaraan lain di level suprastruktur, seperti pemerintah dan parlemen maupun infrastruktur termasuk di dalamnya organisasi-organisasi atau kelompok-kelompok dalam masyarakat. Ketiga, partai digital sebagai pergerakan atau jejaring politik digital.
Dengan inisiatif ini semoga aspirasi, masukan, kritik, serta saran yang membangun dari siapapun, latar belakang apapun, serta profesi apapun dapat tersalurkan melalui partai politik digital yang bernama Partai Digital Indonesia.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33