GOWA, BUKAMATA - Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni mengajak masyarakat Kecamatan Bajeng khususnya di Kelurahan Mataallo untuk memakmurkan masjid.
Hal ini diungkapkan saat dirinya meresmikan Masjid Taqwa Kutulu di Kelurahan Mataallo, Kecamatan Bajeng, Kamis (27/10/2022).
"Pembangunan masjid ini dapat dijadikan sebagai langkah awal untuk menjadi pusat pembelajaran dan pelestarian nilai-nilai keislaman serta menjadi tempat ibadah yang selalu ramai dikunjungi dan dipenuhi oleh orang-orang yang senantiasa memakmurkan masjid," ungkapnya.
Abd Rauf mengaku, salah satu program prioritas Pemkab Gowa yakni di bidang keagamaan, sehingga dengan diresmikannya masjid tersebut juga berkolerasi atai sejalan dengan program pemerintah.
Olehnya ia berharap dengan berdirinya masjid tersebut bisa digunakan dalam hal-hal baik seperti kegiatan keagamaan bahkan mampu mencetak hafidz Qur'an di masa yang akan datang.
"Semoga bisa bermanfaat dan menjadi amal jariyah, kami harap ini bisa dikelola dengan baik dan mampu mencetak penghafal Qur'an," harapnya.
Sementara Ketua Panitia masjid, Kamaruddin mengatakan pembangunan masjid ini 70 persen merupakan hasil dari partisipasi masyarakat dan selesai kurang lebih setahun setelah peletakan batu pertama.
"Alhamdulillah hari ini tepat 1 tahun pembangunan masjid kita tercinta, meskipun peletakan batu pertama dilaksanakan 5 November tahun lalu tapi persiapan dilakukan sejak tanggal 27 Oktober 2021 dan hari ini bisa diresmikan serta digunakan secara bersama-sama," katanya.
Pada peresmian ini Wabup Gowa turut didampingi Kabag Kesra Setkab Gowa, Taufik M Akib, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Rismawati Kadir Nyampa, dan turut disaksikan oleh masyarakat sekitar.
BERITA TERKAIT
-
Program Sehati Dorong Sekolah dan Keluarga Cegah Kekerasan pada Anak
-
Tak Sesuai Data, Bupati Gowa Temukan Keluarga Miskin Ekstrem di Bontomarannu Terima Bantuan Terakhir Maret 2025
-
150 Ton Sampah Gowa per Hari Akan Disulap Jadi Listrik
-
Sulsel Percepat Imunisasi Anak, Gowa Jadi Lokus Utama Penanganan Zero Dose
-
KPH Jeneberang Bantah Terjadi Perambahan Hutan di Gowa