MAROS, BUKAMATA - Ridwan (20 tahun), pembanting bayi empat bulan yang tak lain adalah keponakannya di Kabupaten Maros, rupanya sudah lama memendam sebuah permasalahan dalam dirinya.
Nenek korban, Salma, mengatakan, jauh sebelum Ridwan membanting keponakannya hingga tewas itu, dia sudah lama ingin menikah.
"Iya itu mau menikah. Tapi kira-kira setan ji yang masuk," katanya kepada wartawan, Selasa, 25 Oktober 2022.
Hanya saja, lanjut Salma, Ridwan tak kunjung dinikahkan lantaran terkendala biaya.
"Itu mi kubilang, kalau mau kawin, saya kasih kawin kalau ada uang," jelasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Slamet, mengatakan, motif Ridwan tega membanting keponakannya itu masih didalami penyidik.
"Masih didalami," ujarnya.
Ridwan diketahui nekat membanting keponakannya yang masih berusia empat bulan hingga tewas di rumahnya, di Desa Mattoangin, Kecamatan Bantimurung, Maros, Sabtu 22 Oktober 2022 lalu, sekira pukul 04.00 Wita. (*)
BERITA TERKAIT
-
Tak Suka Perempuan Ibadah di Masjid, Sopir asal Sulbar Nekat Bakar Lemari Penyimpanan Mukena
-
Polisi Ringkus Pria Diduga Edarkan Sabu Lewat Instagram di Maros
-
Marah Karena Disuruh Bekerja, Suami di Maros Hantam Isteri dengan Barbel Hingga Tewas
-
TWA Bantimurung Diserbu 6.000 Wisatawan, Polres Maros Tingkatkan Pengamanan Libur Lebaran
-
Polres Maros Siapkan Jalur Alternatif Hadapi Puncak Arus Balik Mudik Lebaran 2025