MAROS, BUKAMATA - Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Maros mengikuti uji pemetaan kompetensi selama tiga hari, 25-27 Oktober mendatang.
Sedikitnya 683 ASN dengan jabatan pelaksana kelas jabatan tujuh yang akan mengikuti uji kompetensi di Lab Komputer Kantor Bupati Maros.
Kepala Bidang PDSK Kanreg IV BKN, Abdul Rajab, mengatakan, uji kompetensi ini menggunakan sistem merit.
Menurutnya, ini adalah langkah tepat yang diambil oleh pemerintah Kabupaten Maros sebab, penilaian kompetensi dan kinerja ASN akan menjadi lebih murni.
“Sebab sistem tersebut mendasarkan pada kualifikasi, kompetensi dan kinerja, yang diberlakukan secara adil,” bebernya.
Uji komptensi ini kata dia menggunakan metode kimputerisasi untuk mengukur aspek kognitif, efektif dan minat atau kecenderungan prilaku.
“Sehingga hasil uji ini dipotret dan dijadikan acuan dalam pemetaan jabatan nantinya. Peserta tidak perlu tegang, rileks saja, cukup mengerjakan dengan fokus dan mandiri. Kalau tidak mandiri nanti potret kompetensinya tidak akan sesuai dengan bakatnya,” tuturnya.
Sementara itu Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengatakan, uji kompetensi ini merupakan pemenuhan sistem Merit untuk memastikan jabatan di pemerintahan diduduki oleh ASN yang profesional.
“Isi tesnya tidak akan jauh berbeda dengan simulasi dan apa yang dihadapi sehari-hari. Jadi, cukup kerjakan tanpa melihat jawaban dari yang lain,” imbuhnya.
Alumni Ilmu Pemerintahan Unhas itu mengatakan penempatan ASN akan sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya.
“Ini akan membantu posisi yang sesuai dengan talenta dan bakat para ASN kita,” ucapnya.
Mantan Ketua DPRD Kabupaten Maros itu juga menjelaskan, pihaknya telah menertbitkan Maros Nomor 94 tentang manajemen talenta dilingkup Pemerintah Kabupaten Maros.
BERITA TERKAIT
-
5.000 Jemaah Salat Iduladha Siap Penuhi Lapangan Pallantikang
-
Bupati Maros Buka Bimtek Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
-
Demi Jaga Integritas MTQ Sulsel, Panitia Terapkan Verifikasi Biometrik untuk 1.392 Peserta
-
BKPRMI Sulsel Perkuat Peran Remaja dalam Program Kesehatan Masyarakat Berbasis Masjid
-
Bersama Bupati Maros, BKPRMI Sulsel Gerakkan Bersih-Bersih Masjid dan setrentak di 24 Daerah, Gaungkan Indonesia ASRI Jelang Ramadan