MAKASSAR, BUKAMATA - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menghadirkan Sulsel Great Sale, sebagai salah satu upaya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang sempat mengalami kemunduran akibat pandemi Covid-19. Kegiatan ini juga digelar dalam rangka memeriahkan hari jadi ke-353 Sulsel yang jatuh pada 19 Oktober 2022.
Sekretaris Disbudpar Sulsel, Devo Khadafi, mengatakan, Sulsel Great Sale sendiri bakal digelar hingga akhir bulan ini, dengan melibatkan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel dan Asosiasi Perjalanan Wisata (ASITA) Sulsel. Kedua pihak ini akan memberikan penawaran menarik bagi masyarakat yang diharapkan berdampak positif pada pertumbuhan wisatawan di Sulsel.
"Ini komitmen luar biasa, dan sasaran utama dari kegiatan ini adalah wisatawan, khususnya domestik. Jadi kami dorong kegiatan ini bagi pasar domestik untuk men-trigger jumlah wisatawan masuk ke Sulsel," kata Devo, pada Press Conference Sulsel Great Sale, yang digelar di Kantor Disbudpar Sulsel, Senin, 10 Oktober 2022.
Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga, mengaku jika pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan seluruh General Manager (GM) hotel berbintang yang ada dibawah naungan PHRI. Mereka sepakat untuk memberikan promo serta potongan harga selama periode ulang tahun Sulsel.
"Semua hotel terkhusus hotel bintang sangat menyambut kegiatan ini. Kami sepakat pada periode 14-31 Oktober, akan memberikan harga khusus," ucap Anggiat.
Dia berujar, selama periode itu, setiap hotel akan memberikan potongan harga hingga 25 persen. Namun, ini hanya berlaku untuk reservasi langsung ke masing-masing hotel tanpa melalui aplikasi.
"Dari harga spesial yang di-running, masyarakat akan dapat diskon 15 sampai 25 persen. Tapi ini tidak termasuk dalam OTA (Online Travel Agent) jadi tamu pasti akan kontak langsung ke hotel," jelasnya.
Selama periode itupun, GM Hotel Claro itu memprediksi akan ada kenaikan okupansi sekitar 3-6 persen.
Sementara itu, Ketua ASITA Sulsel, Didi L Manaba, menyampaikan jika pihaknya juga menyiapkan paket khusus perjalanan wisata. Destinasinya adalah sejumlah desa wisata yang ada di Sulsel.
"Kami identifikasi di daerah Maros, Takalar, dan Jeneponto. Ini sementara kami survei. Totalnya ada 15 desa wisata," katanya.
Didi memastikan, harga paket yang ditawarkan selama pelaksanaan Sulsel Great Sale akan jauh lebih murah dibandingkan hari biasa. "Harganya tidak mungkin sama dengan harga yang di luar sana. Kami siapkan spesial rate untuk paket wisata domestik," jelasnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
PHRI Sulsel Ungkap Dampak Ekonomi Makassar Half Marathon: Hotel Penuh, UMKM Berputar
-
Tingkatkan Daya Tarik di Era Modern, Disbudpar Sulsel Gelar Workshop Pemandu Museum
-
Tanggung Iuran BPJS Kesehatan 100 Anak Panti Asuhan, Hotel Claro Makassar Terima Penghargaan
-
Kejuaraan Bulutangkis BNI Sirnas B 2025 Kembali Digelar, PBSI Beri Subsidi Bagi Atlet Sulsel
-
Penuh Keakraban, Anggiat Sinaga Sambut Irjen Rusdi Hartono di Claro Makassar