Redaksi
Redaksi

Jumat, 08 Mei 2026 21:13

Ketua Badan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga
Ketua Badan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga

PHRI Sulsel Ungkap Dampak Ekonomi Makassar Half Marathon: Hotel Penuh, UMKM Berputar

Berdasarkan pantauan PHRI Sulsel, hampir seluruh hotel di kawasan pantai dan pusat kota Makassar mengalami tingkat hunian sangat tinggi bahkan full book selama periode pelaksanaan MHM. Kondisi ini didorong oleh banyaknya peserta yang datang dari luar kota, luar daerah, bahkan mancanegara.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Event nasional Makassar Half Marathon (MHM) tidak hanya menjadi ajang olahraga bergengsi, tetapi juga pesta ekonomi bagi sektor pariwisata di Sulawesi Selatan. Ketua Badan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga, memberikan apresiasi tinggi terhadap dampak signifikan dari event tahunan tersebut.

Menurut Anggiat, pelaksanaan MHM secara konsisten dan profesional telah menjadi motor penggerak utama bagi tingkat hunian hotel, lonjakan kunjungan restoran, hingga aktivitas UMKM di Kota Makassar.

Makassar Half Marathon kini telah menjadi agenda sport tourism tahunan yang sangat ditunggu oleh industri perhotelan dan restoran. Event ini terbukti memberikan dampak nyata terhadap peningkatan okupansi hotel dan kunjungan ke berbagai destinasi kuliner,” ujar Anggiat.

Berdasarkan pantauan PHRI Sulsel, hampir seluruh hotel di kawasan pantai dan pusat kota Makassar mengalami tingkat hunian sangat tinggi bahkan full book selama periode pelaksanaan MHM. Kondisi ini didorong oleh banyaknya peserta yang datang dari luar kota, luar daerah, bahkan mancanegara.

“Tidak hanya hotel berbintang yang merasakan manfaatnya. Hotel non-bintang juga ikut mendapatkan dampak positif. Artinya, efek ekonomi ini benar-benar dirasakan secara luas oleh pelaku industri pariwisata dan masyarakat,” lanjutnya.

Menariknya, tingginya euforia masyarakat turut mempengaruhi perilaku peserta lokal. Anggiat menjelaskan, tidak sedikit peserta asal Makassar yang memilih menginap di hotel sekitar area start maupun finish demi kenyamanan dan kemudahan akses pada hari pelaksanaan yang dimulai sejak subuh.

Optimis Lonjakan Okupansi 10–15 Persen
Anggiat Sinaga menyampaikan optimismenya bahwa MHM mampu memberikan peningkatan okupansi hotel sebesar 10 hingga 15 persen.

“Itu adalah sesuatu yang sangat luar biasa bagi industri perhotelan di Makassar,” tegasnya.

12.000 Peserta Jadi Agen Promosi Makassar
Lebih dari sekadar ekonomi langsung, MHM dinilai efektif sebagai sarana promosi kota. Dengan sekitar 12.000 peserta yang hadir dan membagikan pengalaman mereka melalui media sosial, citra Makassar sebagai kota yang mendukung gaya hidup sehat dan sport tourism semakin kuat.

“Hampir 12.000 peserta akan menciptakan konten tentang Makassar. Nilai promosi seperti ini tidak bisa diukur hanya dengan angka. Ini turut membangun image positif Kota Makassar di tingkat nasional maupun internasional,” tutup Anggiat.

PHRI Sulsel berharap event-event berkualitas seperti Makassar Half Marathon terus didukung dan dikembangkan secara berkelanjutan. Hal ini penting untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta peningkatan kunjungan wisatawan ke Sulawesi Selatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#PHRI Sulsel #Makassar Half Marathon #Anggiat Sinaga

Berita Populer