Tuntut Pemekaran, Begini Kemampuan Fiskal Empat Daerah di Luwu Raya
01 Februari 2026 10:33
Kementerian Lingkungan Ukraina menyatakan klaim kerugian itu didasarkan pada 2.000 kasus kerusakan lingkungan yang telah mereka catat.
BUKAMATA – Ukraina mengklaim kerusakan lingkungan akibat invasi Rusia ke wilayah mereka tembus US$35,3 miliar atau Rp542,3 triliun (Kurs Rp15.270 per dolar AS).
Dikutip Bukamata dari Reuters, Selasa (4/10/22), Kementerian Lingkungan Ukraina menyatakan klaim kerugian itu didasarkan pada 2.000 kasus kerusakan lingkungan yang telah mereka catat.
Dari 2.000 kasus itu kata mereka, ada kerugian akibat polusi udara yang disebabkan oleh perang di Ukraina sebesar 25 miliar euro.
Selain itu ada kerugian 11,4 miliar euro akibat mengatasi kerusakan tanah. Selain itu kata mereka, seperlima dari kawasan lindung di Ukraina juga berada dalam risiko kehancuran.
Sementara itu, mengutip metodologi baru yang dikembangkan oleh pemerintah Ukraina untuk menghitung kerusakan, Strilets mengatakan perang tujuh bulan saja telah menyebabkan 31 juta ton emisi CO2.
Jumlah itu setara dengan yang dihasilkan oleh Selandia Baru setiap tahun.
Mereka mengatakan 79 juta ton emisi rumah kaca lainnya dapat dihasilkan untuk rekonstruksi infrastruktur dan bangunan yang hancur selama perang.
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
31 Januari 2026 21:37
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 10:33