Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Kamis, 29 September 2022 14:07

Pemerintah Provinsi Sulsel di bawah kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman, menyabet dua penghargaan pembangunan daerah yang diberikan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Pemerintah Provinsi Sulsel di bawah kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman, menyabet dua penghargaan pembangunan daerah yang diberikan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Pemprov Sulsel Sabet Dua Penghargaan PPD dari Bappenas

Bappenas menilai bahwa Pemprov Sulsel mampu meningkatkan produktifitas dan daya saing produk sumberdaya alam yang berkelanjutan, dengan sasaran terpeliharanya kualitas lingkungan hidup serta kemampuan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

JAKARTA, BUKAMATA - Pemerintah Provinsi Sulsel di bawah kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman, menyabet dua penghargaan pembangunan daerah yang diberikan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Kedua penghargaan itu adalah Penghargaan Khusus Ekonomi Hijau dan Rendah Karbon Tahun 2022, serta Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2022.

Penghargaan ini diserahkan langsung Menteri PPN/Bappenas, Suharso Monoarfa, di Jakarta. Kepala Bappelitbangda Sulsel, Andi Darmawan Bintang mewakili Gubernur Sulsel mengatakan, pemerintah pusat menilai Pemprov Sulsel memiliki komitmen yang kuat dalam mendukung dan implementasi PRK/Low Carbon Development Indonesia (LCDI). Dukungan dan komitmen diwujudkan dalam bentuk penyusunan dokumen kaji ulang Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAD-GRK) Sulsel.

"Kami telah menindaklanjuti LCDI dengan menetapkan Pokja Pembangunan Rendah Karbon (PRK) sejak tahun 2018 hingga tahun 2022. SK Pokja Pembangunan rendah karbon untuk tahun 2022 ditetapkan dengan Keputusan Gubernur Nomor 949/IV/Tahun 2022. Dimana anggota Pokja telah melibatkan para pihak yang terdiri dari OPD (sektor Lahan, Pertanian, Energi dan Limbah), Universitas dan NGO lokal," ujar Andi Darmawan Bintang, Kamis, 29 September 2022

Selain itu, pemprov juga dinilai mampu menggiatkan dan berperan aktif dalam melakukan pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan mitigasi, yang menggunakan APBD dengan sistem PEP online yang saat ini dikenal dengan AKSARA. Pemerintah Sulsel melalui POKJA PRK telah melakukan penginputan kegiatan mitigasi sejak tahun 2010 hingga tahun 2020.

"Pemprov Sulsel juga dinilai mampu menanggapi isu-isu lingkungan hidup dan perubahan iklim ke dalam RPJMD Sulsel Tahun 2019-2023 dan menjadikan potensi penurunan emisi sebagai salah satu indikator sasaran pada Misi 5 RPJMD," tambah Darmawan Bintang.

Lebih lanjut, Andi Darmawan Bintang mengatakan, Bappenas juga menilai bahwa Pemprov Sulsel mampu meningkatkan produktifitas dan daya saing produk sumberdaya alam yang berkelanjutan, dengan sasaran terpeliharanya kualitas lingkungan hidup serta kemampuan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

"Inisiasi integrasi PRK/LCDI telah dilakukan di Provinsi Sulsel dengan memasukkan target penurunan emisi gas rumah kaca sebagai indikator kinerja (IKU) sebesar 1,347 juta ton CO2 Equivalen hingga tahun 2023 (akhir RPJMD)," ujar Darmawan Bintang. (*)

#Pemprov Sulsel #Bappenas #Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman #Andi Darmawan Bintang #Penghargaan PPD

Berita Populer