Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Sejumlah Kendaraan di Jalan Tupai Makassar
01 Februari 2026 14:50
Peristiwa ini terjadi di Jalan Kakatua 1 pukul 12.15 Wita. Korban Adrianto yang berada di lokasi, tiba-tiba didatangi oleh pelaku lalu terlibat cekcok hingga terjadi aksi penikaman.
MAKASSAR, BUKAMATA - Lelaki bernama Asrul Daeng Tompo (50) ditangkap polisi usai menikam anak tirinya, Adrianto (34) di Jalan Kakatua, Makassar. Asrul sempat kabur dan ditangkap di Kabupaten Maros.
Asrul ditangkap tanpa perlawanan oleh polisi di sebuah rumah Jalan Puri Patte'ne, Kabupaten Maros, pukul 16.00 Wita. Pelaku kemudian dibawa ke posko Resmob Polda Sulsel untuk interogasi awal.
Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Dharma Negara, membenarkan penangkapan itu. Kepada polisi, pelaku mengakui perbuatannya.
"Pelaku Asrul telah melakukan penikaman terhadap korban menggunakan sangkur sebanyak satu kali yang mengenai dada sebelah kiri hingga meninggal," kata Dharma.
Sementara untuk motif Asrul cekcok dan menikam Adrianto hingga tewas, lanjut Dharma, diduga akibat uang Rp 3 juta.
"Motif didasari adanya selisih paham uang Rp 3 juta antara pelaku dan korban yang menyebabkan pelaku emosi dan melakukan penikaman," terang perwira polisi satu melati ini.
Diketahui, Adrianto (34) tewas ditikam oleh ayah tirinya, Asrul Daeng Tompo (50). Dalam foto yang dilihat, Adrianto tewas dengan sebuah luka bekas sebilah badik di dada.
"Kejadian masalah antara anak tiri dan bapak tiri. Yang ditikam ini anak tiri," kata Ketua RT 06, Hairul Ilham kepada wartawan.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Kakatua 1 pukul 12.15 Wita. Korban Adrianto yang berada di lokasi, tiba-tiba didatangi oleh pelaku lalu terlibat cekcok hingga terjadi aksi penikaman.
"Korban memang bergaul di sini dan didatangi bapak tirinya dan (korban) ditikam bagian dada pakai badik," tambahnya.
Warga sekitar yang berada di sekitar lokasi, berusaha melerai keduanya. Termasuk korban yang sudah menderita luka tikaman di dada dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.
"Korban meninggal di rumah sakit," jelasnya.
Sementara pelaku Asrul juga sempa dilerai warga lalu kabur dari lokasi kejadian. Saat ini polisi dari Polsek Mamajang masih mendalami kasus ini. Termasuk motif dalam peristiwa ini.
Sebilah pisau milik pelaku diamankan sebagai barang bukti. Termasuk rekaman CCTV saat aksi penikaman itu terjadi. (*)
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
31 Januari 2026 21:37
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 14:50