Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Sejumlah Kendaraan di Jalan Tupai Makassar
01 Februari 2026 14:50
Menurut Erick Pertalite dan solar merupakan BBM bersubsidi sehingga pemerintah tidak akan menetapkan harganya berdasarkan harga pasar.
BUKAMATA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir geram lantaran ada yang membandingkan bandingkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan solar dengan harga BBM serupa milik swasta atau negara lain.
Menurut Erick Pertalite dan solar merupakan BBM bersubsidi sehingga pemerintah tidak akan menetapkan harganya berdasarkan harga pasar.
"Apakah solar dan Pertalite itu nanti akan harga pasar? Ya nggak bisa, itu subsidi. Ini kadang persepsi dari masyarakat suka membanding-bandingkan," ungkap Erick saat ditemui wartawan di kawasan Pertamina, Rabu (7/9/2022).
Pemerinrah sudah menaikkan harga BBM jenis RON 90 atau Pertalite dari Rp7.650/liter menjadi Rp10.000/liter. Sementara itu, harga solar naik dari Rp5.150/liter ke Rp6.800/liter. Untuk Pertamax naik dari Rp12.500 menjadi Rp14.500 per liter.
Erick memastikan ada potensi penurunan harga BBM RON92 ini. Penurunan akan dilakukan bila harga minyak mentah dunia sudah menyentuh angka USD75 per barel.
"Jadi Pertamax, Pertalite, solar itu yang dijual pun masih ada subsidinya. Harga minyak dunia mungkin sekarang USD95 (per barel), kemudian nanti turun ke USD75 per barel, berarti Pertamax akan harga pasar. Jadi bisa saja turun," tutur Erick.
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
31 Januari 2026 21:37
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 14:50