Dinas Pertanahan Makassar Percepat Sertipikasi Aset yang Rawan Gugatan
Pada tahun 2021, BPN hanya mengeluarkan delapan sertipikat dari 75 aset yang disodorkan dokumennya.
MAKASSAR, BUKAMATA - Dinas Pertanahan Kota Makassar terus mendorong percepatan proses sertipikasi aset yang rawan digugat oknum tidak bertanggungjawab.

Kepala Dinas Pertanahan Makassar, Akhmad Namsum, mengungkapkan, ada beberapa aset yang akan dimaksimalkan. Termasuk yang ada di kawasan Pantai Losari dan Pelabuhan Untia.
"Pantai Losari sudah dikuti oleh tim BPN. Saat ini pendaftaran untuk pensertipikatan," ungkapnya, Kamis, 18 Agustus 2022.
Selain itu, kata Namsum, aset urgent yang perlu segera ditindaklanjuti ialah kantor lurah, puskesmas hingga sekolah-sekolah.
"Insyallah di tiga minggu ke depan, banyak aset kita di sekolah, puskesmas, kantor lurah, termasuk Losari ini dan Untia yang menjadi lahan untuk pembangunan sarana olahraga. Tiga minggu ke depanlah target sertipikatnya karena sekarang sudah proses," paparnya.
Sementara, pada tahun 2021, BPN hanya mengeluarkan delapan sertipikat dari 75 aset yang disodorkan dokumennya.
Ia pun tak tahu menahu apa masalah dari aset-aset tersebut. Sejauh ini, ia mengaku belum mendapat alasan yang rasional terkait 67 aset yang tidak disertipikatkan. (*)
News Feed
Berita Populer
26 Juli 2026 13:11
26 Juli 2026 13:38
26 Juli 2026 13:22
