BUKAMATA - Presiden Joko Widodo dituntut memberikan kerja terbaiknya di akhir masa jabatannya sebagai presiden. Alasannya, sebagai kader PDIP, Jokowi bisa memberi nilai suksesi kepada penerusnya.
Tuntutan itu dari seorang politisi senior PDI Perjuangan Effendi Simbolon. Hal itu disampaikan Effendi Simbolon dalam acara #Safari24 Total Politik dengan tema "Gelar Musra, Jokowi Pilih Siapa?” secara virtual, Minggu (7/8/2022).
"Karena Pak Jokowi kan kader PDIP walaupun diklaim sana sini oleh kelompok manapun, tapi dia adalah kader PDIP,” kata Effendi.
Pihaknya meminta agar Jokowi mampu meninggalkan ambisi para semua pihak yang bermain di belakangnya demi kepentingan kelompok tertentu. Apalagi, tantangan Indonesia kedepan semakin berat.
"Karena situasi dunia ini menurut Pak Jokowi di setiap kesempatan kunjungan beliau, selalu melaporkan keadaannya buruk dan bahkan tahun depan akan gelap,” imbuhnya.
Dia mengatakan, apapun alasan Jokowi terkait kondisi yang tidak stabil saat ini, jangan dijadikan pembenaran bahwa kerja politiknya selama menjabat di periode kedua yang dianggap buruk di mata rakyat menjadi pemakluman.
Dalam pandangan Effendi, masyarakat tidak akan peduli bagaimana keadaan politik ekonomi dunia.
"Orang enggak akan pernah excuse (memafkan) akan menyatakan iya pak, itu karena dunia itu karena Rusia karena Taiwan, karena pandemi. Enggak akan ada,” katanya.
Effendi menuturkan di sisa waktunya saat ini, Jokowi harus mampu memberikan warisan terbaik untuk bangsa Indonesia, dan memenuhi janjinya terdahulu.
"Mungkin sampai 14 februari 2024 gunakan ya wake up bangun wujudkan trisakti itu, wujudkan nawacita itu wujudkan poros maritim itu wujudkan janji-janji yang berbasis aliran Soekarnoisme itu,” tutupnya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Curhat Soal Balik ke Solo, Jokowi: Aduh, Pening Kepala
-
Presiden Jokowi Instruksikan Menlu Segera Evakuasi WNI di Lebanon
-
Dilantik Besok Jadi Anggota DPR RI, Dua Menteri Jokowi Mengundurkan Diri
-
Dulu Nobatkan Jokowi Alumni UGM Terburuk, Kini Gielbran Sindir Kaesang Sebut Nebeng Elit
-
Presiden Jokowi Ingin Tekan Kematian Ibu dan Anak Usai Resmikan Gedung KIA RSUP Wahidin