Alami Kecelakaan Kerja di Korea Selatan, Jenazah PMI Asal Bone Akan Tiba di Sulsel Pekan Depan
Akibat kebakaran tersebut, tercatat dua orang PMI menjadi korban, yang salah satunya merupakan warga Kabupaten Bone. Dan pada saat surat diterima, kondisinya sudah dinyatakan kritis karena mengalami luka bakar serius sehingga harus menjalani amputasi bagian kaki.
MAKASSAR, BUKAMATA - Jenazah Adil Akbar, warga Kabupaten Bone, Sulsel, yang mengalami kecelakaan kerja di Seoul, Korea Selatan, 7 Juli 2022 lalu, diperkirakan tiba di Sulsel pekan depan. Saat ini, proses pemulangan jenazah masih dalam proses administrasi.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel, Ardiles Saggaf, mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, diantaranya KBRI Seoul, UPT BP2MI Sulsel, dan Kementerian Ketenagakerjaan RI pada Bidang Perlindungan PMI, untuk memperjelas informasi dan proses pemulangan jenasah ke Indonesia. Saat ini, proses pemulangan jenazah masih menunggu proses administrasi.
"Terkait dengan pemulangan jenazah masih menunggu proses administrasi. Kemungkinan minggu depan. Untuk tanggal pastinya, kami masih menunggu informasi resmi dari KBRI Seoul," kata Ardiles, Kamis, 14 Juli 2022.
Ardiles kemudian menjelaskan terkait kronologi kecelakaan kerja yang menimpa warga Bone tersebut, setelah menerima surat dari KBRI Seoul pada tanggal 12 Juli 2022.
Dalam surat tersebut diinformasikan, bahwa pada tanggal 7 Juli 2022 telah terjadi kebakaran di Pelabuhan Hallim Provinsi Jeju, yang diduga dari kapal Daebokho, yang sedang berlabuh. Kebakaran tersebut menyebar kedua perahu lainnya yang juga hangus terbakar, yaitu 253 Daekyongho dan 702 Eunseongho.
"Akibat kebakaran tersebut, tercatat dua orang PMI menjadi korban, yang salah satunya merupakan warga Kabupaten Bone. Dan pada saat surat diterima, kondisinya sudah dinyatakan kritis karena mengalami luka bakar serius sehingga harus menjalani amputasi bagian kaki," jelas Ardiles.
"Namun tindakan ini tidak bisa dilakukan karena menunggu persetujuan tindakan medis dari pihak keluarga, melalui koordinasi pihak agency yang ada di Indonesia," sambungnya.
Ia berharap, pihak keluarga almarhum bisa bersabar menunggu kepulangan jenazah. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait. (*)
News Feed
Kenapa Malam Nisfu Syaban Dianggap Istimewa? Ini Penjelasannya
02 Februari 2026 09:43
GAPEMBI Sulsel Mantapkan Langkah, Siap Dilantik dan Kawal Program Makan Bergizi Gratis
02 Februari 2026 09:34
Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Berita Populer
02 Februari 2026 09:34
02 Februari 2026 09:43
Wali Kota Makassar Pererat Kebersamaan Alumni se-Kota Makassar di Bazar Road To Reuni Angkatan 93
02 Februari 2026 09:19
