Samsul Bahri
Samsul Bahri

Minggu, 03 Juli 2022 19:09

Ketua PP Muhammadiyah Sorot Pembelian Migor Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Ketua PP Muhammadiyah Sorot Pembelian Migor Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Kbijakan membeli minyak goreng dengan harga murah harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi ia nilai sebagai kebijakan yang ngawur.

BUKAMATA - Kebijakan pemerintah soal aturan pembelian minyak goreng dengan menggunakan Aplikasi PeduliLindungi disorot karena dianggap hanya menyusahkan masyarakat.

Sorotan itu datang dari Ketua PP Muhammadiyah, menurutnya tidak semua niat dan maksud baik dari pemerintah itu bisa dilaksanakan begitu saja karena untuk mewujudkannya diperlukan sarana dan prasarana pendukung yang dimiliki oleh rakyat.

Anwar Abbas mengatakan, saat ini banyak masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan, dan tergolong sebagai warga miskin yang tidak memiliki fasilitas mewah seperti telefon genggam pintar.

Dengan demikian, kata Anwar Abbas, kebijakan membeli minyak goreng dengan harga murah harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi ia nilai sebagai kebijakan yang ngawur.

“Mereka-mereka yang miskin tersebut, jangankan punya HP, uang untuk membeli pulsa dan paket internet saja yang lebih murah mereka tidak mampu. Karena uang yang mereka miliki untuk membeli beras yang merupakan kebutuhan pokok mereka saja tidak cukup,” tegas Anwar Abbas dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/7/2022).

Dia mengatakan, untuk membeli minyak goreng mempergunakan aplikasi PeduliLindungi sangat perlu dipertimbangkan baik baik oleh pemerintah. Mengingat, sebanyak 28 juta orang hidup miskin akibat dampak negatif dari pandemi Covid-19.

"Kalau bagi mereka-mereka yang berada dilapis atas dan menengah, mungkin hal tersebut tidak menjadi persoalan tapi bagaimana halnya dengan masyarakat lapis bawah yang hidupnya miskin sekali yang jumlahnya berdasarkan data yang ada sekitar 28 juta orang,” tegasnya lagi.

Anwar menuturkan tidak semua orang di Indonesia ini menggunakan telefon genggam canggih, dan akan sulit membeli minyak goreng untuk menghidupi kebutuhan mereka sehari-hari.

Menurut Anwar, dengan adanya kebijakan dari pemerintah yang meminta masyarakat membeli minyak goreng curah tersebut untuk memiiki aplikasi peduli lindungi, malah akan membuat nasib rakyat yang ada di lapis bawah akan semakin sulit dan susah.

“Apalagi dengan adanya kenaikan harga-harga kebutuhan pokoksehingga hidup dan kehidupan mereka tampaknya jangankan akan semakin mudah malah akan semakin sulit dan mengenaskan, dan kita tentu tidak mau hal itu terjadi,” demikian Anwar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Minyak Goreng #pedulilindungi