Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Kamis, 16 Juni 2022 07:55

Ist
Ist

Pemprov Fasilitasi 350 IKM Peroleh Sertifikat Halal Gratis

Pemprov Sulsel sendiri menerima penghargaan nasional Indonesia Halal Industry Award (IHYA) 2021 dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Predikat Terbaik untuk kategori Best Halal Program Support.

MAKASSAR, BUKAMATA - Dinas Perindustrian Sulsel memfasilitasi pemberian sertikat halal bagi 350 Industri Kecil Menengah (IKM) di Sulsel. Program ini merupakan prioritas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

"350 IKM kita akan disertifikasi halal tahun ini, dan ini merupakan bagian dari Program sertifikasi halal Gratis yang merupakan program prioritas," kata Andi Sudirman, pada Pembekalan Sertifikat Halal dan Penyerahan Sertifikat Halal di Hotel Grand Sayang Park, Rabu, 15 Juni 2022.

Ia juga menyaksikan penyerahan Sertifikat Halal kepada 30 IKM pangan, serta penandatangan PKS antara Dinas Perindustrian Sulsel dan UPT Halal Center Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Kegiatan sosialisasi dan penerimaan sertifikat ini diikuti IKM binaan Dinas Perindusterian Sulsel dan berkolaborasi dengan 24 kabupaten/kota, serta tenant di Kawasan Khas Lego-lego.

Pemberian sertifikasi halal ini bertujuan untuk peningkatan kualitas dan kuantitas produk industri yang sesuai standar, meningkatkan kompetensi berstandarisasi, dan meningkatkan IKM terstandardisasi. IKM yang mengikuti pembekalan juga dapat membagikan pengetahuan dan pengalaman kepada IKM lainnya.

"Esensi dari industri halal yang dikembangkan ini diterjemahkan secara bahwa halal sudah menjadi satu kesatuan dengan higienitas (kebersihan). Halalnya target pengembangan untuk profit dan keberkahan bagi untuk semua," jelas Andi Sudirman.

Selain keberpihakan fasilitasi sertifikat halal gratis, Pemprov juga mendorong keberpihakan pada pemasaran produk IKM. Diantaranya, fasilitasi desain kemasan produk agar dapat didistribusikan di mini market/super market. Demikian juga IKM yang telah mendapatkan sertifikat halal, produknya dapat dimasukan ke dalam e-katalog lokal untuk pemberdayaan IKM.

Ia menilai, peluang merebut pasar produk halal sangat besar. Termasuk potensi industri halal dunia. Adapun aturan tentang peraturan jaminan produk halal. Seperti Peraturan Pemerintah (PP) No. 33 Tahun 2019 serta Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 26 Tahun 2019, negara hadir dalam melakukan penjaminan produk halal.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Sulsel, Ahmadi Akil, menyampaikan, kedepan akan memfasilitasi beberapa kawasan kuliner sepanjang jalur jalan protokol Provinsi Sulsel. Antara lain, Pusat Kuliner Dange di Kabupaten Pangkep, Kuliner Jagung Rebus di Kabupaten Barru dan Takalar, Kuliner Aroepala di Jalan Hertasning dan Kuliner Pasar Segar di Kota Makassar.

Adapun di tahun 2021 Pemprov telah memfasilitasi pemberian sertifikat halal gratis kepada 100 IKM.

Pemprov Sulsel sendiri menerima penghargaan nasional Indonesia Halal Industry Award (IHYA) 2021 dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Predikat Terbaik untuk kategori Best Halal Program Support. Pemprov mendukung program nasional dalam hal kehalalan industri dan pentingnya sertifikasi halal.

Program unggulan Sertifikasi Halal Gratis ini dengan keunggulan mulai dari proses pendaftaran dibantu penuh oleh klinik halal, verifikasi dokumen dibantu untuk pemenuhan syarat, pendampingan dimulai saat audit oleh lembaga pemeriksa halal/PPH sampai penerbitan BPJPH. Seluruh pembiayaan sertifikasi dibiayai oleh Pemprov Sulsel dan pembinaan berkesinambungan. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemprov Sulsel #Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman #Sertifikasi halal

Berita Populer