BUKAMATA - Irfan Balaweling meregang nyawa setelah peluru bersarang ditubuhnya. Pelaku diduga seorang anggota TNI yang berinisial Sertu A yang tak lain adalah kaka ipar korban sendiri. Kejadian itu saat pernikahan di Distrik Prafi, Manokwari, Papua Barat.
Dilansir CNN Indonesia, berdasarkan keterangan Kapolsek Prafi, Iptu Ignatius Hutauruk mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (4/6) sekitar pukul 23.30 WIT. Ketika itu, terjadi keributan di tenda acara dan terdengar suara tembakan yang diduga berasal dari Sertu A.
Irfan Balaweling tewas karena terkena peluru di bagian dada. Korban lainnya adalah rekan Sertu A, anggota Satuan Tugas TNI bernama Bayu, kritis karena tertembak di bagian perut.
"Untuk insidennya benar, korban juga benar namanya seperti itu. Tapi untuk kronologis kami belum tahu secara pasti," ujar Ignatius, Minggu (5/6/2022).
Ignatius belum bisa menjelaskan lebih lanjut soal peristiwa itu. Sertu A disebutkan merupakan personel pengawal pribadi Pangdam Kasuari.
Sementara itu, dihubungi terpisah, Kapendam XVIII Kasuari Kolonel Arm Hendra Pesireron belum merespons.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Diplomat Indonesia Zetro Purba Tewas Ditembak OTK di Peru
-
Prabowo Minta Gibran Selesaikan Masalah Hak Asasi dan Percepat Pembangunan di Papua
-
Danlantamal VI Sambut Kepulangan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 432/WSJ di Dermaga Lantamal VI Makassar
-
Ratusan Prajurit TNI AD Dikirim ke Papua untuk Jaga Perbatasan
-
Lima Pekerja Migran Indonesia Ditembak Otoritas Maritim Malaysia