Hikmah
Hikmah

Senin, 30 Mei 2022 14:35

CEO Mandiri Capital (Dok : CNBC)
CEO Mandiri Capital (Dok : CNBC)

Fenomena Start Up PHK Karyawan, CEO Mandiri Capital Bilang Wajar

Menurutnya, kejadian seperti ini sangat wajar terjadi. Ia bahkan mengapresiasi para founder startup yang berani mengambil langkah efisiensi agar dapat bertahan.

BUKAMATA - Fenomena perusahaan rintisan (start up) yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sedang menjadi topik hangat. 

Sederet nama perusahaan rintisan seperti Zenius hingga link aja memutuskan untuk melakukan efisiensi dengan jalan PHK. 

 CEO Mandiri Capital, Eddi Danusaputro, angkat bicara soal hal tersebut. Menurutnya hal ini sangat wajar terjadi apalagi ditengah keadaan ekonomi makro global.

Di dunia barat, seperti Amerika Serikat, tingkat suku bunga mulai naik yang menjadikan likuiditas berkurang, termasuk dana yang tersedia untuk investasi ke startup.

"Dan startup udah mulai lihat nih, 'wah kalau investor mengurangi investasi apa dampaknya ke saya?'," ujarnya dalam program Profit dikutip dari CNBC Indonesia, Senin (30/5/2022).

Akibatnya uang yang para startup pegang saat ini atau yang biasa disebut runaway harus diperpanjang. Misalnya, Eddi menjelaskan, uang yang ada saat ini cukup untuk 6 bulan, harus diperpanjang agar cukup hingga 16 bulan.

Salah satu cara untuk memperpanjang runaway suatu perusahaan yakni dengan efisiensi. Bukan hanya dari segi pengurangan karyawan saja, efisiensi bisa dengan menunda peluncuran produk, mengurangi budget marketing dan lainnya.

Menurutnya, kejadian seperti ini sangat wajar terjadi. Ia bahkan mengapresiasi para founder startup yang berani mengambil langkah efisiensi agar dapat bertahan.

"Langkah yang perlu kita apresiasi juga, bahwa founder berani mengambil langkah-langkah efisiensi, agar survive dan runaway nya jadi lebih panjang." pungkasnya.

 

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#startup #Start up PHK Karyawan