Hikmah
Hikmah

Kamis, 26 Mei 2022 08:02

Selain Timur Tengah, Eropa Juga Lirik IKN Nusantara

Selain Timur Tengah, Eropa Juga Lirik IKN Nusantara

Bahlil mengklaim bahwa investasi di IKN tak hanya melulu tentang Arab Saudi dan Jepang.

BUKAMATA- Setelah sebelumnya Menteri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi siap berinvestasi besar di pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. 

Kali ini Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyampaikan ketertarikan dunia global pada pengembangan IKN Nusantara. Menurut Bahri, pembangunan IKN Nusantara mendapatkan respon yang luar biasa dari beberapa investor global. Bahlil mengklaim bahwa investasi di IKN tak hanya melulu tentang Arab Saudi dan Jepang. 

"Jadi jangan berpersepsi bahwa IKN itu nilainya dari Arab, atau Masayoshi. Jangan ada pemikiran begitu. Ini baik dari dalam, luar negeri, Eropa dan Asia punya minat untuk investasi di IKN," kata Bahlil dalam Press Briefing 2 di WEF Annual Meeting 2022, Davos. Swiss, Rabu (25/5/2022). 

Bahri bercerita, dalam diskusi bersama dengan beberapa investor yang dipimpin langsung oleh Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, para investor global memberikan apresiasi lantaran pembangunan IKN mengusung konsep ramah lingkungan dan hijau.

 "Beberapa minat pun sudah kita identifikasi dan mereka memberikan apresiasi karena pembangunan IKN kita yang konsepnya ramah lingkungan dan hijau. Ini salah satu konsep yg selama ini diapresiasi oleh dunia," ungkap Bahlil seperti dikutip dari Bisnisdotcom

Meskipun sudah ada minat investasi untuk pembangunan IKN, Bahlil belum bisa menjelaskan lebih rinci mengenai nilai investasi dan proyek yang diincar. 

"Mohon maaf belum bisa kita kalkulasi secara pasti karena sebagian dari teman-teman yang melakukan minat investasi itu masih membuat komitmen dengan kami bahwa jangan dulu dibocorkan ke media," kata dia

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#IKN #Investasi IKN

Berita Populer