MAKASSAR, BUKAMATA - Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan terkait tewasnya Najamuddin Sewang, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar yang meninggal akibat ditembak OTK.
Hingga sampai saat ini, pihak kepolisian sudah memanggil sebanyak enam orang untuk diperiksa. Dari enam orang saksi yang diperiksa, satu diantaranya merupakan warga yang melakukan pertolongan saat kejadian di sekitar Danau Tanjung Bunga dan satunya adalah teman korban.
Namun hingga saat ini belum diketahui statusnya dalam kasus penembakan tersebut. Keduanya juga masih berada di Polda Sulsel untuk kepentingan penyelidikan sejak diperiksa pada 4 April lalu.
Sementara empat orang saksi merupakan anggota keluarga korban yang terdiri dari istri korban, adik ipar korban, kakak kandung korban hingga ayah mertua korban diperiksa di Polrestabes Makassar.
Keempatnya diperiksa sejak Rabu (6/4/2022) hingga Kamis (7/4/2022) dini hari tadi. Empat anggota keluarga korban diperiksa selama tujuh jam oleh tim penyidik Polrestabes Makassar.
“Kakak ipar saya, adik saya, bapak saya. Ini pemeriksaan pertama,” ujar istri korban, Rovida Setya Ichsan.
Bahkan istri korban dicecar 28 pertanyaan. Mulai dari aktivitas sehari-hari korban hingga komunikasi terakhir dengan korban. “Tadi dipanggil untuk diminta keterangannya. Sekitar 20an ke atas pertanyaannya. Soal kronologi. Mulai dari sebelum berangkat kerja sampai terjadi peristiwa itu,” katanya.
Pemeriksaan ini guna mengungkap motif penembakan yang menewaskan tenaga honorer di Dishub Makassar itu. Seperti diketahui, Najamuddin Sewang (33) tewas setelah ditembak orang tak dikenal di Jalan Danau Tanjung Bunga Kota Makassar, Minggu (3/4/2022) sekitar pukul 11.00 WITA.
Dalam rekaman CCTV terlihat korban mengendarai motor tiba-tiba oleng dan jatuh di jalanan. Sebelum jatuh, tampak ada motor lain di sebelah Najamuddin. Korban sempat awalnya diduga tewas karena terjatuh dari motor. Namun ternyata ditemukan luka tembak di tubuhnya.
BERITA TERKAIT
-
Wali Kota Makassar Apresiasi Polrestabes Ungkap 20 Kilogram Narkotika dan Kasus Penculikan Balqis
-
Bilqis Kembali ke Pelukan Keluarga, Pemkot Makassar Apresiasi Tim Jatanras dan Berikan Penghargaan
-
Pemkot - Polrestabes Makassar Mantapkan Sinergi Wujudkan Kota Aman dan Melayani
-
Balita 4 Tahun Diduga Diculik di Taman Pakui Sayang, Polrestabes Makassar Belum Tetapkan Tersangka
-
Polrestabes Makassar Pecat Anggota yang Mangkir Enam Bulan