Samsul Bahri
Samsul Bahri

Minggu, 20 Maret 2022 19:51

Raden Roro Istiati Wulandari, pawang hujan di sirkuit MotoGP Mandalika 2022.
Raden Roro Istiati Wulandari, pawang hujan di sirkuit MotoGP Mandalika 2022.

Profil Roro Istiati Wulandari, Pawang Hujan di Sirkuit MotoGP Mandalika 2022

Rara diminta membantu meredakan hujan deras mengguyur dengan intensitas tinggi, yang menyebabkan start MotoGP ditunda hingga satu jam 15 menit.

BUKAMATA - Meski aksi para rider Motogp di Sirkuit Mandalika hari ini sudah selesai, Minggu (20/3/2020) sore. Namun masih meninggalkan cerita soal aksi pawang hujan yang bernama lengkap Raden Roro Istiati Wulandari.

Dia yang akrab disapa dengan panggilan Rara itu, memang dipekerjakan untuk menjadi pawang hujan dalam ajang Motogp Mandalika 2022 oleh Grand Prix Association (MGPA). Bahkan Rara disediakan tenda tersendiri di area sirkuit Mandalika.  

Rara kemudian menjadi sorotan publik setelah memasuki area dalam sirkuit yang memiliki 17 tikungan tersebut pada Minggu (20/3). Ia diminta membantu meredakan hujan deras mengguyur dengan intensitas tinggi, yang menyebabkan start MotoGP ditunda hingga satu jam 15 menit. 

Ketika beraksi di dalam sirkuit, Rara sempat menggunakan mangkok emas. Sembari memutar-mutarkan dan memukulkan pengaduk pada mangkok emas, ia juga merapalkan doa. Dia terlihat beraksi selama setengah jam, di pinggiran sirkuit.

Rara merupakan dara kelahiran Papua. Namun penganut kejawen ini berdarah Jawa dan tinggal di Bali. Pawang hujan yang sudah malang melintang di pentas nasional ini belajar pawang dari kecil.

"Saya mulai belajar pawang sejak umur sembilan tahun. Saya tidak menikah dan tidak makan daging hewan berkaki empat. Kalau sedang ritual saya tidak boleh lapar," kata Rara.

"Saya ga banyak makannya, tapi butuh kasih sayang. Perhatian. Makanan yang dikasih ini makanan tanda kasih sayang atau perhatian ke saya. Kalau saya sukanya makan kurma dan cokelat," ujarnya.

Dalam praktiknya, Rara tak ingin ada yang mengintervensi. Dalam artian tak ada pihak lain yang bekerja sepertinya. Jika itu dilakukan, upaya-upaya yang dijalankan Rara bisa gagal terlaksana.

Ia hanya tunduk dari perintah yang meminta jasanya, dalam hal ini MGPA. Rara menjelaskan, selama bertugas di MotoGP Mandalika perintah bisa datang kepadanya sejam sekali lewat telepon.

Sumber: CNN Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pawang Hujan MotoGP