MAKASSAR, BUKAMATA- Hasil seleksi Laskar Pelayanan Publik Integritas (Laskar Pelangi) menjadi polemik. Banyak tenaga honorer yang bertahun-tahun mengabdi, kecewa karena Pemkot tidak mempertimbangkan kerjanya dan lebih menerima orang baru.
Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto dibuat angkat bicara. Menurutnya kemarahan pegawai honorer yang tidak lolos wajar adanya, sebab merupakan luapan emosi kekecewaan. Hal yang sama kata Danny akan dilakukannya, lantaran dua orangnya yang mengikuti seleksi tersebut juga tidak lolos.
" Ini kan komputer yang bekerja, sopir ku yang di Jakarta tidak lulus, anggotaku yang sudah tujuh tahun tidak lulus. Itu kan artinya fair, kalau mereka marah saya lebih marah, karena saya penguasa . Kalau tidak murni pengumuman ini masa dia tidak lulus,"papar Danny, Minggu(6/2).
Ia mengaku banyak menerima laporan atas hasil seleksi Laskar Pelangi yang dianggap tidak transparan. Pihak Dinas Pemadam Kebakaran Dikatakannya datang mengeluh, sebab tidak ada satupun sopir Damkar yang lolos seleksi. Hal ini dikhawatirkan mobil tidak bisa dioperasikan ketika terjadi kebakaran.
Hal yang sama juga terjadi di TPA. Sejumlah tenaga kebersihan juga sopir mogok kerja karana tidak lulus. Olehnya Danny pun memberika kebijaksaan untuk mentaktisi kondisi itu"Saya bilang kasi masuk, saya tanggung jawab, nanti saya akan kasi baik.
Seperti diketahui sebanyak 12 ribu peserta dinyatakan lulus seleksi, lengkap dengan lokasi penempatan.Rinciannya, 7.514 peserta lulus sebagai tenaga Laskar Pelangi dan 4.486 orang sebagai laskar pelayanan jasa kebersihan dan keindahan.
Peserta yang lulus diharapkan dapat mengajak dan memfasilitasi warga yang belum divaksinasi. Ini untuk mendukung 100 persen vaksinasi Covid-19 berdasarkan arahan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto.
BERITA TERKAIT
-
Bersama Kemenkes, Aliyah Mustika Ilham Dorong Modernisasi Layanan Kesehatan di RSUD Daya
-
Anggaran Seremoni Dipangkas, Walikota Makassar Appi Alihkan Rp60 Miliar untuk Kebutuhan Rakyat, Fokus Pendidikan dan Infrastruktur
-
Wali Kota Makassar Hadiri Rakor Pengembangan Infrastruktur Dasar
-
Makassar Perkuat Pemberdayaan, Aliyah Mustika Ilham Turun Langsung Tinjau Pelatihan di Wirajaya
-
Stop Pungutan, Munafri Ancam Copot Kepsek yang Nekat Gelar Perpisahan Berbayar