BUKAMATA - Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah mengumumkan gelombang sanksi baru terhadap Rusia. Negeri Paman Sam mengerahkan pasukan tambahan ke Jerman untuk mendukung NATO dalam menghadapi agresi dari Presiden Rusia Vladimir Putin.
Biden menjelaskan, sanksi yang dijatuhkan Amerika hari ini bertujuan untuk memaksimalkan dampak jangka panjang di Rusia. Sembari meminimalkan dampak pada sekutu, dikutip dari Sky News, Jumat (25/2/2022)
Seorang pejabat pertahanan AS kemudian menegaskan bahwa AS akan mengirim 7.000 tentara ke Jerman. Pasukan itu dikirim untuk membantu meyakinkan sekutu NATO.
Pasukan itu akan terdiri dari tim tempur brigade lapis baja dan akan berangkat ke Jerman dalam beberapa hari mendatang, pejabat itu menambahkan.
Biden menegaskan bahwa NATO akan mengadakan pertemuan puncak besok dengan para pemimpin dari 20 negara sekutu dan mitra dekat.
"Ini akan menegaskan solidaritas kami dan memetakan langkah selanjutnya yang akan kami ambil untuk lebih memperkuat semua aspek aliansi NATO kami," kata dia.
BERITA TERKAIT
-
Dari 3 Benua: 34 Tim Nasional Siap Berlaga di Piala Dunia 2026
-
Gempa Dahsyat Magnitudo 8,0 Guncang Rusia, BMKG: Berpotensi Tsunami hingga Indonesia
-
Kirim 200 Surat Tarif Impor ke Mitra Dagang, Trump Tutup Ruang Negosiasi Ulang
-
Rusia Jadi Negara Pertama yang Mengakui Pemerintahan Taliban di Afghanistan
-
Jalan Layang Runtuh, Tujuh Orang Dilaporkan Tewas