MAKASSAR, BUKAMATA – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) kembali angkat bicara terkait kasus perundungan seorang siswi SMP 21 Makassar dipukuli teman-temannya dengan waktu yang cukup lama. Kasus perundungan ini sempat terekam video dan viral di berbagai media sosial
Wali Kota Danny memberi peringatan kepala seluruh Kepala Sekolah SMP maupun SD se-Kota Makassar yang tidak mampu mengelola sistem pendidikan dengan baik.
“Saya sudah sampaikan ke kadis. Peringatan kepada seluruh kepsek. Kalau kepsek tidak bisa kelola sekolahnya, termasuk kelola anak muridnya, saya pasti ganti.” kata Danny saat ditemui di Balai Kota Makassar, Kamis (13/01/2021).
Lebih lanjut, Danny mengatakan, kasus seperti ini mestinya tidak terjadi jika sekolah memiliki manajemen yang baik.
“Saya tidak sekadar menyalahkan kepsek karena ini menyangkut manajemen sekolah.” ungkapnya.
Danny sendiri menepis anggapan yang menyebut bahwa kasus tersebut hanya untuk konten media sosial.
“Bukan membuat konten. Alasannya adalah karena konten mereka begitu. Masa buat konten begitu. Terbalik itu. Karena konten mereka berantem. Tersinggung karena konten.”jelasnya.
Selain itu, Danny mengaku akan memberi saksi Kepada pihak kepala sekolah jika kasus seperti ini masih terjadi.
“Kalau hal ini (Kasus perundungan) tidak diatasi, kepseknya yang saya …..(ganti)” pungkas.
BERITA TERKAIT
-
Kemendagri Nobatkan Kota Makassar Terbaik I Creative Financing, Dapat Insentif Rp3 Miliar
-
Wali Kota Makassar Ikut Finish Bersama Ribuan Runners 10K Telkomsel MHM 2026
-
Sapi Kurban Presiden di Makassar Bobot 923 Kg, Appi: Bentuk Kepedulian Pemerintah kepada Masyarakat
-
Pemkot Makassar Matangkan RKPD 2027, Fokus Layanan Dasar Masyarakat
-
Wali Kota Appi Bawa Makassar Raih Penghargaan Pendidikan Nasional, Perhatian Anak Putus Sekolah dan Pendidikan di Kepulauan