MAKASSAR, BUKAMATA -- Kontestasi Pilgub Sulsel akan dilaksanakan pada tahun 2024, namun sejumlah figur mulai terang-terangan menyatakan dirinya ingin maju dalam kontestasi politik lima tahunan itu.
Tahun 2021 lalu, sudah ada beberapa nama yang secara eksplisit menyatakan dirinya ingin maju Pilgub Sulsel 2024. Bahkan memasuki 2022, muncul lagi figur yang juga menyatakan dirinya siap maju di Pilgub Sulsel 2024.
Yang paling ngotot adalah Nurdi Halid. Bahkan rencananya itu diungkapkan secara terbuka pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-74 di lapangan Sinjai Bersatu Kabupaten Sinjai, Sabtu akhir tahun 2021 lalu.
“Insya Allah akan ikut bertarung dalam event politik 2024 nanti,” kata NH di akhir sambutannya, yang didegarkan langsung olen ribuan penggiat koperasi dari seluruh kabupaten / kota Se Sulawesi selatan yang hadir pada acara itu.
Di internal Golkar paling seru soal Pilgub Sulsel 2024. Pasalnya, selain NH, Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe juga digadang-gadang ingin mencalonkan diri. Memang belum terang-terangan menyatakan diri sebagaimana yang dilakukan NH.
Namun riak-riak kader di bawah sudah secara terang-terangan menginginkan Taufan Pawe mencalonkan diri. Riak-riak tersebut ditanggapi positif oleh Taufan Pawe.
Olehnya itu, dia menyerahkan sepenuh kepada kader Golkar mengenai pencalonannya sebagai kandidat Pilgub Sulsel 2024.
Sebab baginya, proseslah akan menentukan pencalonannya kedepan. "Kan tak ada paksaan. Saya rasa biarlah terproses dululah, nanti waktu akan jawab," kata Taufan Pawe belum lama ini.
Kemudian mantan Wali Kota Makassar dua periode, Ilham Arif Sirajuddin yang baru-baru ini dinyatakannya secara eksplisit. Padahal IAS, sapaan akrabnya belum menyelesaikan pertarungannya melawan Ni'matullah dalam perebutan kursi Ketua Demokrat Sulsel.
Namun, keinginannya untuk maju di Pilgub sudah dinyatakan secara terbuka. IAS, mengatakan dukungan dari kader dari Demokrat dan sejumlah komunitas harus ia hargai. Bentuk support itu akan dijaga untuk masuk di panggung politik 2024 nanti.
"Saya paham bahwa teman-teman yang memberi dukungan itu tidak lepas dari pengalaman menjalani sejumlah agenda politik yang lalu bersama saya," kata IAS, saat dikonfirmasi, baru-baru ini. (*)
TAG
BERITA TERKAIT
-
KPU Akan Kembalikan Rp150 Miliar Dana Pilgub Sulsel ke Kas Daerah
-
Tim Hukum DIA Buka Hotline Pengaduan Pelanggaran dan Kecurangan Pilgub Sulsel
-
Cawagub Fatmawati Dua Bulan Keliling 24 Kabupaten/Kota di Sulsel, Suara Tulus Rakyat Membersamai
-
KPU Sulsel Rapat Koordinasi Persiapan Pembersihan APK
-
Terbukti Kerja Nyata, Warga Pico Hadirkan Kampung Andalan Hati di Bantaeng