Berkaca di 2021, Bank Indonesia Optimistis Ekonomi Sulsel di Tahun 2022 Tumbuh Positif
Pertumbuhan cukup positif dari sektor perdagangan, konstruksi, industri pengolahan, dan pertanian. Empat komponen ini menyumbang pertumbuhan ekonomi yang cukup besar.
MAKASSAR, BUKAMATA - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel), optimistis pertumbuhan ekonomi Sulsel di tahun 2022 ini akan jauh lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Apalagi, melihat kondisi ekonomi di Triwulan IV Tahun 2021, yang cukup positif.

Hal tersebut terungkap dalam Diskusi Akhir Tahun yang dilaksanakan Bukamatanews.id, di Captain Coffee, Menara Bosowa Makassar, baru-baru ini, dan ditayangkan di akun youtube Bukamatanews.
Kepala BI Perwakilan Sulsel, Causa Iman Karana, mengungkapkan, di Triwulan IV Tahun 2021, pertumbuhan ekonomi akan tumbuh di atas 5 persen. Sehingga ia memprediksi, ekonomi Sulsel sepanjang tahun 2021 akan tumbuh 4 - 4,8 persen.
"Kami melihat di akhir tahun 2021, menjadi momentum untuk pemulihan ekonomi Sulsel dan juga Indonesia. Jadi, kita harus jaga momentum itu. Dan kita optimistis, di tahun 2022 akan tumbuh positif," ujar Causa Iman.
Ia menuturkan, krisis ekonomi di Indonesia, termasuk di Sulsel, diawali saat pandemi di awal tahun 2020, dimana situasi sangat fluktuatif dan bergejolak. Mengakhiri tahun 2021, tanda tanda pemulihan sudah sangat terlihat, khususnya di Provinsi Sulsel ini.
"Meskipun tahun lalu kita tumbuh dibawah nasional, sekitar 3 persen, tapi disitu kita masih tumbuh sangat positif dan didukung beberapa komponen yang sangat berimbang," terangnya.
Causa Iman menjelaskan, pertumbuhan cukup positif dari sektor perdagangan, konstruksi, industri pengolahan, dan pertanian. Empat komponen ini menyumbang pertumbuhan ekonomi yang cukup besar. Kemudian dari sisi ekspor, juga masih bertumbuh.
"Berkaca dari situ, dan melihat perkembangan-perkembangan terkini, berdasarkan survei yang kami lakukan, kami sangat optimistis," imbuhnya.
Bank Indonesia, lanjut Causa Iman, telah melakukan survei kegiatan dunia usaha. Hasilnya, menggambarkan bahwa pengusaha sangat optimistis menghadapi dinamika dalam enam bulan kedepan. Kemudian, dari sisi survei kepercayaan konsumen, indeksnya juga selalu meningkat. Konsumen masih yakin untuk membelanjakan uang tabungannya.
"Kemudian juga dari sisi penjual eceran, juga mengalami peningkatan," sambungnya.
Dari sisi global mobility indeks, lanjutnya, juga menunjukkan hasil yang cukup bagus. Di Triwulan IV Tahun 2021, sangat luar biasa pergerakan orang atau mobilitasnya.
"Kita juga bisa lihat di bandara kita, ternyata kedatangan penumpang di bandara kita terbesar. Ini kan dampaknya luas. Ke transportasi, akomodasi, konsumsi, dan lain lain. Dari situ, kami memperkirakan di Triwulan IV tahun 2021 ini, pertumbuhan ekonomi akan tumbuh di atas 5 persen. Sehingga total tahun 2021, akan tumbuh 4 - 4,8 persen," jelas Causa Iman. (*)
News Feed
Ikatek Unhas Borong Dua Gelar, Tampil Dominan di AAS Cup II 2026
18 Mei 2026 12:03
Laga Panas di BJ Habibie Pare-pare: Persib Menang, Suporter PSM Meradang
17 Mei 2026 23:52
Bungkam Juku Eja di Parepare, Persib Bandung Amankan Tiga Poin Krusial!
17 Mei 2026 21:51
Berita Populer
18 Mei 2026 12:03
18 Mei 2026 12:09
