Dewi Yuliani : Senin, 06 Desember 2021 18:43
Kepala Baguna PDIP Sulsel, dr Fadli Ananda SpOg MKes

MAKASSAR, BUKAMATA - Kepala Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP Sulsel, dr Fadli Ananda SpOg MKes, mengucapkan bela sungkawa dan duka mendalam atas jatuhnya korban akibat erupsi Semeru, di Jawa Timur. Ia juga mengajak seluruh warga Sulsel untuk mendoakan dan membantu para korban terdampak.

"Semoga saudara-saudara kita disana diberi kekuatan. Kita doakan, semoga mereka selamat dan erupsi segera mereda," ujarnya, Senin, 6 Desember 2021.

Dokter spesialis kandungan ini berharap, warga terdampak segera pulih dan bisa bangkit kembali. Meskipun, mereka harus kehilangan tempat tinggal, juga mata pencaharian mereka.

"Saya yakin, dengan langkah penanganan yang dilakukan pemerintah, mereka bisa bangkit kembali. Tugas kita, adalah sebagai supporting sistem, membantu sebisa kita, mendoakan agar saudara-saudara kita dilindungi," tuturnya.

Diketahui, Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, melaporkan adanya penambahan jumlah korban jiwa akibat letusan Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur. Jumlah korban meninggal akibat letusan Gunung Semeru bertambah menjadi 14 jiwa. BNPB juga mendata jumlah korban luka berat yang mencapai 35 orang. 

Gunung Semeru dilaporkan meletus pada Sabtu, 4 Desember 2021 sekitar pukul 15.00 WIB. Letupan awan panas guguran (APG) membumbung ke angkasa hingga mencapai 11 kilometer. Peristiwa itu sempat membuat langit di Kabupaten Lumajang berubah gelap karena dipenuhi debu vulkanik. BNPB memaparkan bahwa letusan itu telah berdampak pada sejumlah desa di dua kecamatan.

Bencana letusan Gunung Semeru berdampak pada 5.205 jiwa di Kecamatan Candipuro dan Kecamatan Pronojiwo. Dari jumlah tersebut, 1.300 jiwa di antaranya dilaporkan tengah berada di tempat pengungsian. BNPB sedang mencari 9 orang pengungsi yang belum ditemukan atau sedang proses pendataan. (*)