BUKAMATA, MAKASSAR - Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) gelar Focus Group Discussion Tim Kerja Kajian Politik Ketatanegaraan dengan Tema "Amandemen UUD 1945 untuk Koreksi Arah Perjalanan Bangsa" di Ruang Rapat Senat Fakultas Sosial Hukum, Menara Phinisi UNM, Makassar, Rabu (24/11/2021).
Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) dapil Sulawesi Selatan, Tamsil Linrung yang mewakili Anggota DPD-RI lainnya dalam sambutannya mengatakan, kalau dirinya bersama dengan anggota DPD RI lainnya hadir di Makassar untuk kegiatan Focus Discusision yang diadakan di UNM Makassar.
"Saya dan beberapa anggota Senator dari Senayan, hadir diruang senat UNM Fakultas Sosial Hukum untuk melakukan Focus Group Discussion, terkait Amandemen UUD 45 untuk Koreksi Arah Perjalanan Bangsa," ungkap Tamsil Linrung dalam sambutannya.
Lebih lanjut Tamsil, ia mengataku kampus IKIP yang dulunya kini berubah jadi Universitas Negeri Makassar (UNM) adalah kampus yang sangat menentukan arah Bangsa Indonesia kedepannya.
Menurutnya, salah satu yang terpenting dalam Bangsa ini adalah proyek kemanusiaan, Proyek kemanusiaan yang dimaksud juga adalah pemberdayaan tenaga pendidik dan kependidikan.
"Saya paling perhatian dengan tenaga pendidik, apalagi tenaga honorer, kemudian saya harap jangan ada yang janji tenaga honorer," demikian Tamsil.
Tamsil Linrung juga menegaskan, untuk memutuskan pekerjaan proyek kemanusiaan jauh lebih esensial dan fundamental dibandingkan proyek infrastruktur.
"Kalau saya, didahulukan dulu proyek kemanusiaan, infrastruktur juga proyek bagus, Tapi lebih bagus dan sangat Fundamental itu proyek kemanusiaan," ungkap Tamsil.
Adapun Tim Kerja Kajian Politik Ketatanegaraan Dewan Perwakil Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) yang turut hadir diantaranya, Hasan Basri, Abdul Rachman Taha, Erni Sumarni, Tamsil Linrung dan Husain Alting Syah.
BERITA TERKAIT
-
UU Pertambangan 2025, DPD RI dan Pemprov Sulsel Bahas Hilirisasi dan Green Mining
-
Mengejutkan! Komeng Tak Dapat Fasilitas Mobil Dinas DPD RI
-
Tamsil Linrung Puji Strategi Kemakmuran Ala Presiden Prabowo
-
Soal Efisiensi Anggaran TKD Rp50,59 Triliun, Tamsil Linrung: Daerah Bisa Tetap Dapat Tambahan Dana
-
Ketua DPD RI Usul Biaya Makan Bergizi Gratis Pakai Dana Zakat