Wiwi
Wiwi

Selasa, 23 November 2021 13:42

Peresmian Bendungan Karraloe oleh Presiden Jokowi, Selasa (23/11/2021).
Peresmian Bendungan Karraloe oleh Presiden Jokowi, Selasa (23/11/2021).

Bendungan Karalloe Siap Mengairi 7000 Hektare Lahan Pertanian di Gowa dan Jeneponto

Selain untuk pertanian, Bendungan Karalloe juga diharapkan mengurangi banjir, utamanya di Jeneponto hingga 49 persen. Sebagaimana diketahui, pada tahun 2019 terjadi banjir besar terjadi di kabupaten tersebut.

GOWA, BUKAMATA – Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Karalloe di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (23/11/2021).

"Alhamdulillah hari ini telah selesai dan siap kita resmikan," kata Jokowi melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Jokowi berharap, dengan adanya bendungan ini mampu membantu petani yang sebelumnya hanya panen padi dan palawija sekali dalam setahun, dapat dua kali panen padi dan sekali palawija.

Dengan demikian, pendapatan dan kesejahteraan petani meningkat. Selain untuk pertanian, Bendungan Karalloe juga diharapkan mengurangi banjir, utamanya di Jeneponto hingga 49 persen. Sebagaimana diketahui, pada tahun 2019 terjadi banjir besar terjadi di kabupaten tersebut.

Ke depan Bendungan Karalloe juga akan dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik hingga air baku.

"Yang semuanya tentu diperuntukkan bagi masyarakat," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, pembangunan Bendungan Karalloe menghabiskan anggaran Rp 1,27 trilun. Meski terletak di Gowa, kata Jokowi, Bendungan Karalloe akan memberikan manfaat untuk para petani di Kabupaten Jeneponto, Sulsel. Sebab, bendungan itu bakal mengairi 7.000 hektare lahan pertanian di wilayah tersebut.

Hadir dalam acara peresmian tersebut Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, anggota komisi V DPR RI, Gubernur Sulsel, Bupati Gowa, Bupati Jeneponto, hingga tokoh masyarakat dan para petani.

#Bendungan Karalloe #Jokowi #Kabupaten Gowa