PAREPARE, BUKAMATA - Sebuah video viral. Berdurasi 13 detik. Dari Kota Parepare, Sulsel. Seorang pria berkaus abu-abu tua bertuliskan "Brimob", memukul pintu sebuah angkot.
Aksi sang pria berhenti setelah muncul seorang perempuan berjilbab yang melerai. Wanita itu disebut-sebut sebagai istri oknum anggota Brimob tersebut. "Jangan pakai kekerasan," terdengar suara wanita itu sambil mencengkram baju pria berkaus Brimob itu.
Sempat ada kecaman warganet untuk pria berkaus Brimob, namun ternyata begini faktanya.
Baca Juga :
Komandan Batalyon B Pelopor Polda Sulsel, Kompol Sapari, memaparkan, pria berkaus Brimob itu adalah benar anggotanya. Inisialnya Briptu N.
Kejadiannya, Kamis, 11 November 2021, sekira pukul 11.10 Wita di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Sulsel.
Saat itu, Briptu N hendak ke Pinrang, menjenguk mertuanya. Dia menggunakan mobil pribadi. Di dalam mobil, ada anak dan istri Briptu N.
Tiba-tiba, di Jalan Jenderal Sudirman, ada dua angkot terlibat kejar-kejaran. Bak dalam film action. Kemudian, salah satu angkot memalang jalan angkot lainnya.
Ternyata istri salah sopir angkot, menumpang di angkot lainnya. Mereka terlibat cekcok. Hingga sang sopir mengejar angkot yang memuat istrinya. Sang sopir juga cekcok dengan sopir angkot yang membawa istrinya.
Jalanan kemudian macet. Sebagai petugas, Briptu N turun mengatur lalu lintas. Apalagi di dekat lokasi, ada orang menyelenggarakan salat jenazah di sebuah masjid.
Briptu N kemudian mendatangi salah seorang sopir angkot yang berseteru. Meminta agar persoalan keduanya tidak diselesaikan di jalan. Melainkan di kantor. Pasalnya mengganggu pengguna jalan yang lain. Apalagi, banyak warga yang sudah bersiap menghakimi kedua sopir tersebut.
Namun, sang sopir ngotot tetap akan menyelesaikan dengan cara jalanan. Melihat kengototan sopir itu, Briptu N lalu menyuruh sopir turun. Tujuannya, agar masyarakat melihat ada upaya penyelesaian bukan di jalan raya, sehingga bisa menenangkan masyarakat.
Namun sang sopir tetap tidak menghiraukan. Dan masih hendak tancap gas mengejar sopir angkot seterunya. Karenanya, Briptu N kesal, dia lalu memukul pintu mobil angkot tersebut. Lalu dilerai sang istri.
"Masalahnya sudah selesai, hanya miskomunikasi aja," ungkapnya.
Provos Batalyon B Pelopor Polda Sulsel kata Kompol Sapari, sudah memeriksa Briptu N. Kompol Sapari juga berpesan kepada masyarakat, agar lebih berhati-hati dalam memberikan informasi. Takutnya nanti ada kesalahpahaman.