MAKASSAR, BUKAMATA - Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto angkat suara terkait temuan 179 surat vaksin palsu di Puskesmas Paccerakkang, Daya. Dilakukan oleh salah satu oknum tenaga kesehatan.
Menurut pria yang akrab disapa Danny ini, temuan itu berawal dari adanya kejanggalan vaksin yang sudah teregistrasi di tiket dan jumlah vaksinasi yang tersedia. Ada selisih.
Danny mengaku lalu memanggil kepala puskesmas setempat. Setelah mendapatkan gambaran dari Kapus, akhirnya dilaporkan ke pihak berwajib, dalam hal ini Kapolrestabes Makassar dan Kasat Reskrim Polrestabes Makassar. Akhirnya, didapatlah oknum pelaku pemalsuan surat vaksin tersebut.
Kepada para pemilik surat vaksin palsu yang berjumlah 179 orang tersebut, Danny meminta untuk segera menjalani vaksinasi. Jika tidak kata Danny, konsekuensi hukumnya, mereka akan diserahkan ke pihak berwajib.
Untuk mengantisipasi terulangnya pemalsuan surat vaksin di Makassar, Danny melakukan audit per dua minggu ke seluruh Puskesmas di wilayah Kota Makassar.
"Saya wajibkan puskesmas mengecek jumlah vaksin tersedia dari stok dengan jumlah registrasi per akun puskesmas," tegasnya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Sarat Prestasi, Danny Pomanto Berbagi Pengalaman Kepemimpinan di Hadapan Forkopimda Bekasi
-
Manuver Politik Calon Ketua PDIP di Sulsel, Pengamat: Danny Pomanto Bisa Jadi Kartu As DPP
-
Danny Pomanto Dipanggil Langsung DPP PDI Perjuangan, Isyarat Kuat Masuk Bursa Ketua PDIP Sulsel
-
Danny Pomanto Beri Materi Kepemimpinan di Advance Training Badko HMI Sulsel
-
Forum Walikota Senior Resmi Dibentuk, Buah Dari Temu Alumni Dewan APEKSI di Bandung