Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Kapolres Luwu menggelar rakor dengan pengelola SPBU di Luwu
LUWU, BUKAMATA - Kapolres Luwu, AKBP Fajar Dani Susanto menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan Pengelola SPBU di Kabupaten Luwu, terkait langkanya BBM di wilayah hukum polres Luwu.
Rapat koordinasi dengan pemilik SPBU yang berada di wilayah Kab Luwu digelar di Ruang Terbuka Hijau, kompleks Mapolres Luwu, Senin (25/10/2021).
Rakor tersebut dipimpin Kapolres Luwu AKBP Fajar Dani Susanto ,S.IK,M.H, didampingi Kabag Ops Kompol Samurai Anata, Kasat Reskrim AKP Jhon Paerunan SH dan Kasat Intelkam AKP Petrus Sandalle.
Pengawas SPBU wilayah Kabupaten Luwu yang hadir di Mapolres Luwu, antara lain M Annis (SPBU Belopa), Kasran (SPBU Seppong), Nirmalasari (APMS Bajo), Nurfadila (SPBU Padang Sappa), Alling (APMS Bone Pute), Riska Dewantu (SPBU Lare Lare), Harnal (SPBU Larompong), Suprianto (SPBU Karang karangan) dan Hamka Ibrahim (SPBU Walenrang).
Rakor tersebut dalam rangka mencari solusi dan akar permasalahan terkait kelangkaan dan antrean BBM di SPBU.
Dalam rakor tersebut terungkap beberapa kendala yang dialami pengelola SPBU/APMS, yakni adanya kuota BBM Jenis Bio Solar dan jenis BBM lainnya rata-rata perhari hanya 8000 KL dari Depo Pertamina Karang Karangan.
"Pendistribusian BBM dari Depot Pertamina Karang Karangan ke SPBU Seppong sekitar Pukul 11.00 Wita sehingga mobil sudah antre di area SPBU, baru mobil distribusi BBM tiba," beber Kasran pengelola SPBU Seppong.
Sejumlah informasi terungkap saat Rakor di gelar, yakni adanya peningkatan penggunaan BBM Jenis Bio Solar oleh kendaraan Dump Truck pemuat gabah. Saat ini, memasuki musim panen sehingga aktivitas muat angkut gabah meningkat secara signifikan.
Sementara itu, M Annis pengelola SPBU Belopa menjelaskan, SPBU Belopa mendapat kuota BBM Jenis Bio Solar dan jenis BBM lainnya rata-rata perhari yakni 8.000 KL dari Depo Pertamina Karang Karangan.
"Pendistribusian BBM dari Depo Pertamina Karang Karangan ke SPBU Belopa sekitar pukul 09.00 Wita, sehingga para sopir yang ada di Kota Belopa dan sekitarnya yang hendak mengisi BBM berkumpul dan antre di SPBU Belopa.
"SPBU Belopa hanya memiliki 1 dispenser pengisian masing-masing BBM, sehingga proses pengisian BBM ke konsumen agak terlambat," ujarnya.
Kondisi yang dihadapi para pengelola SPBU di Kabupaten Luwu, umumnya masalah yang dihadapi hampir merata.
Terkait informasi dari pengelola SPBU di wilayah Kabupaten Luwu, Kapolres AKBP Fajar Dani Susanto SIK MH menjelaskan dalam rakor tersebut, pihak Polres Luwu akan berkoordinasikan dengan pihak Depo Petamina Karangan Karangan dalam pendistribusian dan stok BBM.
”Kita akan imbau untuk pihak SPBU sosialisasi ke masyarakat dengan buat brosur tentang pembelian dengan jeriken, harus ada rekomendasi dari kecamatan atau dinas terkait dan para penanggung jawab di SPBU jangan melakukan pengisian jeriken pada waktu antrean panjang," ujar Fajar.
Fajar melanjutkan, pelayanan jeriken di SPBU untuk masyarakat daerah terpencil dan jauh dari jangkauan SPBU, akan dibuatkan regulasi aturan sehingga tidak sembarangan dan memang sesuai peruntukannya tentu kami dari Polres Luwu akan kordinasi dengan Pemda Luwu.
“Jika sudah diimbau lalu masih melanggar, maka pastinya kami dari Polres Luwu akan melakukan penindakan dan penegakan hukum terhadap pelaku penimbun dan penyalahgunaan penggunaan BBM di wilayah hukum Polres Luwu," kata Fajar Dani Susanto.
Fajar menambahkan, bagi karyawan SPBU wajib divaksin karena sering berinteraksi dengan masyarakat yang datang ke SPBU.
”Rakor yang kami gelar bersama pengelola SPBU Polres,tujuannya untuk menjaga agar Harkamtibmas tetap terjaga," tutup Fajar.
Penulis: Irmus
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33