Muh. Taufik
Muh. Taufik

Jumat, 08 Oktober 2021 15:57

Bagikan Informasi Benar dan Bermanfaat di Media Sosial

Bagikan Informasi Benar dan Bermanfaat di Media Sosial

Pelaku internet harus mampu menginspirasi orang lain dan melakukan aktivitas positif.

MAKASSAR, BUKAMATA – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” kembali menyapa warga Makassar, Sulawesi Selatan secara virtual pada 8 Oktober 2021, dengan pembahasan tema “Kenali Berita Bohong dan Stop Sebarkan”. Program ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi.

Program kali ini menghadirkan 637 peserta dan empat narasumber terdiri dari Founder Muara Literasi Makassar, Fatmawati; Sekretaris Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Seknas Fitra), Husein Ratuloli; akademisi/dosen Fisip Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar, Asrul Nur Iman; dan pemengaruh (influencer), Uswah. Adapun sebagai moderator adalah Fitriyani Rahman. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. Adapun sebagai pembuka sesi materi adalah Fatmawati yang didapuk sebagai pemateri pertama dengan paparan bertajuk “Digital Skill-Positif, Kreatif dan Aman di Internet”. Dia mengungkapkan, pelaku internet harus mampu menginspirasi orang lain dan melakukan aktivitas positif. “Gunakan internet untuk mengembangkan potensi seperti menulis, mengedit, dan melatih public speaking,” ujarnya.

Selanjutnya, Uswah membahas materi berjudul “Tips Mengenali Berita Palsu dan Verifikasi”. Make Up Artist ini menyarankan generasi milenial agar makin cakap digital serta mewaspadai informasi hoaks karena memicu perselisihan dan ujaran kebencian. “Periksa data, cari tahu kebenaran, dan tidak terburu-buru mengunggah informasi tanpa melihat fakta,” tandasnya. 

Adapun Husein Ratuloli, sebagai pemateri ketiga, membawakan tema “Mengenal Lebih Jauh Cara Menyuarakan Pendapat di Dunia Digital”. Menurut dia, dunia revolusi industri mendorong aktivitas digital bebas berpendapat dan mengekspresikan diri. “Informasi yang dibagikan ke media sosial memang bisa saja baik menurut kita, tapi belum tentu benar dan bermanfaat bagi orang banyak,” tuturnya.

Asrul Nur Iman, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema mengenai “Tips dan Pentingnya Internet Sehat”. Dia mengatakan, kesadaran membimbing anak menghadapi pesatnya perkembangan teknologi menjadi tugas bersama orangtua dan orang dewasa di sekitar anak. “Anjurkan kepada mereka untuk segera meninggalkan situs yang membuatnya tidak nyaman, kurang pantas, dan secara kebetulan ditemukan,” katanya.  

Selanjutnya, Fitriyani Rahman selaku moderator memandu sesi tanya jawab yang disambut hangat oleh peserta. Dalam kesempatan tersebut, peserta dipersilahkan mengajukan pertanyaan kepada para narasumber. Sepuluh penanya beruntung berhak mendapatkan hadiah berupa uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 dari panitia. 

“Adakah tips berinternet sehat agar bijak dan baik bagi milenial supaya tidak asal-asalan?” tanya Rudi Khairudin, salah satu peserta kegiatan Literasi Digital. Asrul Nur Iman membeberkan, dampingi dan beri pengertian kepada remaja dalam berinternet. “Tanamkan pemahaman agar mereka hanya membuka situs terpercaya dan tidak asal membagikan tautan,” saran dia. 

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi. 

#Dyandra Promosindo #Kominfo RI