Aswad Syam
Aswad Syam

Kamis, 07 Oktober 2021 16:00

Laporan polisi Iskandar Lewa.
Laporan polisi Iskandar Lewa.

Aniaya Jurnalis, JOIN Jeneponto Kecam Oknum Kepsek

Seorang jurnalis di Bantaeng, dianiaya seorang oknum kepala sekolah dari Jeneponto. Pelaku tak terima diberitakan miring korban.

JENEPONTO, BUKAMATA -- Sekertaris Jurnalis Online Indonesia (JOIN) DPD Kabupaten Jeneponto, Samsul SH, mengecam keras perbuatan oknum Kepala Sekolah SDI 242 Kanang-Kanang, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto.

Oknum Kepsek diduga melakukan penganiayaan terhadap salah satu jurnalis media online bernama Iskandar Lewa. Hingga melaporkan kejadian tersebut di wilayah hukum Polres Bantaeng.

"Sebaiknya oknum Kepsek inisial AA itu, menyelesaikan dengan cara sesuai mekanisme. Jangan dengan kekerasan atau main hakim sendiri. Tempuh dengan hak jawab di media yang menaikkan berita tersebut. Iya, semoga tidak terulang hal yang serupa," ujar Samsul.

Wartawan senior pemegang kartu UKW Muda ini berharap, agar pelaporan atas dugaan penganiayaan terhadap diri Iskandar yang diduga dilakukan oknum kepala SD, agar sesegera mungkin diproses sesuai dengan hukum yang berlaku di negara kita.

"Kami berharap, pihak kepolisian Polres Bantaeng, segera melakukan penyelidikan. Dan menangkap terduga pelaku. Korbannya sangat dirugikan dan mengalami luka, hingga melaporkan kejadian itu di Polres setempat," terangnya.

Atas dugaan penganiayaan yang dialami Iskandar dari Media Bidik Nasional Online (BN Online) tersebut, tim hukum dari korban akan mengawal kasus tersebut hingga tuntas.

"Kami bersama tim hukum dengan rekan-rekan jurnalis akan mengawal kasus tersebut. Selain itu, agar pihak Diknas Jeneponto dapat memberinya saksi terhadap oknum kepsek atas perbuatannya," sambungnya.

Korban Iskandar Lewa mengatakan, penganiayaan itu karena Kepsek berinisial AA, tidak terima diberitakan terkait dugaan pungli PIP. Pemberitaan itu kata korban, sejak beberapa bulan lalu.

Namun tiba-tiba kata korban, pelaku muncul di Bantaeng di Bissappu mengendarai sepeda motor. Kata korban, sempat terjadi saling sapa antara dirinya dengan pelaku.

"Terduga pelaku ini tidak terima diberitakan. Sempat ji saya panggil masuk di sebuah kios. Tapi tidak mau. Saya keluar dan bertanya, namun tiba-tiba saja dia menyerangku. Saya mengalami luka di bagian lutut dan lainnya. Dan sudah melakukan visum," terang Iskandar Lewa.

#Penganiayaan