MAKASSAR, BUKAMATA - Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto, mengancam akan membubarkan Perusahaan Daerah (Perusda) yang tidak mampu menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menegaskan, pembentukan Perusda bertujuan untuk menopang PAD melalui deviden.
"Kalau ada Perusda tidak berkontribusi bagi PAD untuk apa, bubarkan saja," tegas Danny, kemarin.
Menurut Danny, kinerja Perusda) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar belum maksimal. Dividen yang disetor tak pernah mencapai target. Ia pun memastikan, akan mengevaluasi jajaran direksi Perusda. Diantaranya, PD Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Makassar, Perumda Parkir Makassar Raya, PD Terminal Makassar Metro, Perumda Pasar Makassar Raya, dan Perumda Air Minum Kota Makassar.
"Kita akan evaluasi, karena setoran deviden mereka memang sangat minim," tegasnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, setoran deviden Perusda selama dua tahun terakhir terus mengalami penurunan. Dari lima perusda, hanya tiga yang menyetor deviden. Yakni Perumda Pasar Makassar Raya, Perumda Parkir Makassar Raya, dan Perumda Air Minum Makassar. Nilainya pun masih jauh dari target.
Pada 2019 lalu, setoran deviden Perusda Rp 11,48 miliar dari target Rp 31,07 miliar. Sedangkan di 2020, setoran itu turun menjadi Rp 10,47 miliar dari target Rp 40,55 miliar. (*)
BERITA TERKAIT
-
Di HUT ke-78 GPIB Immanuel, Munafri Tekankan Pentingnya Peran Gereja Jaga Keharmonisan Kota
-
Wali Kota Appi Ingin PKK Makassar Hadir Lebih Dekat, Bantu Keluarga dan Warga yang Membutuhkan
-
Melinda Aksa Soroti Tantangan Sampah Makassar dalam Seminar Nasional Ekoteologi
-
Lontara+ Disorot SAFEnet, Makassar Didorong Hadirkan Layanan Digital Ramah Disabilitas
-
Perpanjang Kontrak 6.472 PPPK Paruh Waktu, Appi: Bentuk Perhatian Pemkot dan Cegah Pengangguran