Muh. Taufik
Muh. Taufik

Senin, 13 September 2021 23:22

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan

Luhut Sayangkan Masih Ada 41 Juta Dosis Vaksin Belum Disuntikkan

Menurut Luhut Binsar Pandjaitan, hal ini sangat disayangkan terjadi pada pemerintah-pemerintah daerah.

BUKAMATA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B Pandjaitan menyayangkan masih ada 41juta dosis vaksin yang saat ini ada stok di Provinsi dan Kabupaten yang belum disuntikan. Hal tersebut terlihat dari data Kementerian Kesehatan.

Pemerintah menjelaskan status program vaksinasi yang ada di Indonesia pada September 2021.

Pada laporan yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, tercatat ada potensi vaksinasi yang belum terlihat oleh pemerintah daerah.

"Dalam kaitannya dengan vaksinasi data dari Kementerian Kesehatan menyebutkan ada 41 juta dosis vaksin yang saat ini ada pada stok provinsi dan kabupaten, yang belum disuntikan pada masyarakat," ujarnya pada konferensi pers Senin, (13/9/2021).

"Hal ini tentu saja sangat disayangkan mengingat animo masyarakat sangat tinggi untuk vaksinasi," tambahnya.

Luhut mengatakan, dalam masa proses transisi hidup bersama Covid-19, telah diputuskan untuk memasukkan indikator cakupan vaksinasi dalam evaluasi penurunan level pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Adapun indikator tersebut yakni cakupan vaksinasi dosis pertama harus mencapai 50 persen dan cakupan vaksinasi lansia harus mencapai 40 persen, sebagai syarat tambahan untuk bisa turun dari level tiga ke level dua.

Kemudian, cakupan vaksinasi dosis pertama harus mencapai 70 persen dan cakupan vaksinasi lansia harus mencapai 60 persen sebagai syarat tambahan untuk bisa turun dari level 2 ke level 1.

"Yang tidak kalah penting, jumlah kasus aktif juga sudah turun dibawah 100ribu pada hari ini," ungkapnya.

 

#Vaksin Covid-19 #Luhut Binsar Panjaitan