Aswad Syam
Aswad Syam

Rabu, 08 September 2021 16:24

Detik-detik KM Permata Indah tenggelam di Passilolisang, perbatasan Bulukumba-Sinjai.
Detik-detik KM Permata Indah tenggelam di Passilolisang, perbatasan Bulukumba-Sinjai.

Begini Detik-detik Tenggelamnya KM Permata Indah Sinjai, Pemilik dan ABK Selamat

Sebuah kapal nelayan asal Sinjai, tenggelam di perbatasan Sinjai dan Bulukumba, Sulsel. Penumpang dan ABK selamat. Sayang, 9 ton ikan ikut tenggelam. Kerugian ditaksir Rp250 juta.

SINJAI, BUKAMATA - KM Permata Indah asal Sinjai Timur, berlayar dari Pulau Kayuadi, Kabupaten Kepulauan, Selayar. Tujuannya TPI Lappa, Kecamatan Sinjai Utara. Mengangkut ikan ekspor dan ikan lokal.

Ikan untuk tujuan ekspor, rencananya akan dibawa nantinya ke Makassar. Namun nasib berkata lain. Minggu, 6 September 2021. Jarum jam menunjukkan sekira pukul 19.30 Wita. Saat itu, kapal tengah dalam perjalanan, berada di perairan perbatasan antara Bulukumba dan Sinjai, tepatnya di Passilolisang, kapal dihantam badai.

Pemilik kapal, Mansur, menceritakan detik-detik kapal mengalami kecelakaan laut tersebut. Saat itu badai menyerang, tiba-tiba aplikasi GPS kapal tak berfungsi. Kapal melaju tak tentu arah. Hingga kemudian menabrak karang.

Satu jam kemudian, gelombang tinggi mulai mendera badan kapal hingga hancur. Sekira pukul 00.00 Wita, sebagian badan kapal mulai tenggelam. Lima penumpang asal Kayuadi mulai terjun ke laut. Mereka mengapung menggunakan gabus.

Lalu, kapal nelayan sekitar mulai datang menolong dan menyelamatkan lima penumpang. Sementara itu, Mansur bersama tiga ABK, Sila, Aco dan Basri, memilih masih tetap tinggal di KM Permata Indah.

Mereka baru betul-betul meninggalkan kapal, saat badan kapal perlahan-lahan tenggelam menuju dasar. Mansur dan 3 ABK-nya, lalku dijemput nelayan asal Desa Pattongko. Mereka selamat sampai Sinjai. Namun sayang, 9 ton ikan mereka tidak dapat diselamatkan. Kerugian diperkirakan mencapai Rp250 juta.

Mansur berharap, Pemerintah Kabupaten Sinjai bisa membantunya. Sebab saat ini dia dan tiga anak buahnya kehilangan mata pencaharian.

#Kapal Tenggelam #Sinjai

Berita Populer