Wiwi
Wiwi

Selasa, 07 September 2021 16:16

Hingga Akhir Tahun 2021, BI Optimis Gaet 12 Juta Merchant Implementasikan QRIS

Hingga Akhir Tahun 2021, BI Optimis Gaet 12 Juta Merchant Implementasikan QRIS

Adapun nilai transaksi QRIS ikut melesat 366 persen yoy menjadi Rp 5,6 triliun per Juni 2021.

JAKARTA, BUKAMATA  Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Filianingsih Hendarta mengatakan, saat ini sudah terdapat 9,4 juta merchant mengimplementasikan QRIS.

Pencapaian tersebut bertumbuh 1,3 juta merchant dari semester I-2021, yang tercatat mencapai 8,7 juta merchant yang tergabung pada inisiatif bank sentral tersebut.

"Tahun ini target Bank Indonesia (BI) menggandeng 12 juta merchant di penghujung 2021. Kami optimis ini akan tercapai,"ungkap Filianingsih dalam pertemuan virtual bersama media, Senin (6/9/2021).

Adapun nilai transaksi QRIS ikut melesat 366 persen yoy menjadi Rp 5,6 triliun per Juni 2021.

Menurutnya, ada potensi bagi pelaku UKM Indonesia menuju pangsa pasar global yang cukup tinggi seiring dengan implementasi ini.

“Pertumbuhan transaksi digital dari tahun 2019-2020 bahkan di saat pandemi, bukan hanya itu adanya pemain-pemain baru seperti e-commerce, uang elektronik, dan QRIS yang bertumbuh pesat penggunaannya. Pemain besar jika ingin transformasi juga harus memulai digitalisasi supaya tidak left behind,” tutur Filianingsih

Ia menambahkan, transaksi digital banking terus tumbuh di kuartal II-2021, sekitar 57 persen yoy. Demikian juga dengan uang elektronik yang meningkat sekitar 48 persen yoy pada Juni 2021.

Sementara itu, Widjayanto Djanudin, Chief Operation Officer LinkAja menegaskan pentingnya digitalisasi bagi kelangsungan dan perluasan bisnis UMKM di Indonesia disinyalir dari banyak sekali keuntungan dalam pelaksanaan digitalisasi.

Saat ini LinkAja fokus ke segmen menengah dan UMKM, kota-kota tier 2 dan 3. LinkAja juga telah mengoperasikan LinkAja Syariah dalam mendukung ekonomi syariah di Indonesia.

“Saat ini, terdapat 13,7 juta UMKM telah menggunakan platform digital. Tantangan yang saat ini sedang dihadapi UMKM Indonesia saat ini diindikasi adanya keterbatasan akses terhadap informasi, layanan keuangan, peluang usaha baru, dan terhadap permodalan dimana solusi digital harus mampu memberikan manfaat dari keterbatasan yang ada,” tegas Widjayanto.

 

#Qris #Bank Indonesia #bayar pakai qris