MAKASSAR, BUKAMATA - Jumat, 3 September 2021. Kabesma Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar (UIM) menggelar aksi demonstrasi di kampusnya, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar.
Puluhan mahasiswa Fakultas Teknik UIM itu, menuntut dan meminta pihak kampus menuntaskan segala problematika di Fakultas Teknik. Salah satunya, persoalan sarana dan prasarana yang tidak memadai.
Jenderal Lapangan, Restu dalam orasinya mengatakan, berdasarkan rekapitulasi data mahasiswa Fakultas Teknik UIM yang telah melaksanakan pengurusan Kartu Rencana Studi (KRS) pada saat semester genap lalu, ada 780 total mahasiswa. Namun gedung Fakultas Teknik, dinilai tidak memadai dan over kapasitas.
"Maka dari itu, sebelum masuk kuliah secara tatap muka, kami meminta agar gedung Fakultas Teknik dapat dirombak sampai betul memadai," tegasnya.
Belum lagi kata dia, problematika Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang belum jelas prosedur dan mekanismenya. Namun mahasiswa sudah diimbau untuk melakukan pembayaran.
"Maka dari itu, massa aksi meminta untuk diadakan dialog akademik bersama pimpinan universitas maupun pimpinan fakultas, dan melibatkan lembaga kemahasiswaan. Ini demi meretas segala problematika yang ada di Fakultas Teknik," tegas Restu.
Setelah bergantian berorasi, akhirnya pendemo diterima Wakil Rektor 3 Nurdin Tajri SH, MH dan Dekan Fakultas Teknik Ir. Suradi ST, MT. Kesepakatannya, akan digelar dialog akademik pada Selasa, 7 September 2021 mendatang.
Menurut Restu, ketika dialog akademik nanti tidak dilaksanakan sesuai dengan kesepakatan, maka mereka akan kembali turun aksi dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi.
"Jadi jangan main-main dengan pernyataan kami," tutup Restu.
TAG
BERITA TERKAIT
-
200 Mahasiswa UIM Ikut Dialog Penguatan Moderasi Beragama dan Dakwah Inklusif ll
-
OTK Serang Kampus Swasta di Makassar, Tangan Seorang Mahasiswa Nyaris Putus Diparangi
-
Fokus Penanganan Covid-19, Sehari UIM Jalin Kerjasama Biofarma dan BBLK Makassar
-
KKN UIM Jadi Agen Perubahan Prilaku Soal Covid-19 di Sulsel
-
KKN Tematik UIM di Bantimurung Maros Gelar Seminar Pentingnya Informasi Benar di Masa Pandemi Covid-19