Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Rabu, 01 September 2021 21:51

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf mengajak Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan YL, meninjau titik yang menjadi lokasi kerja tim pengendali banjir, di Bulukumba, Rabu, 1 September 2021.
Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf mengajak Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan YL, meninjau titik yang menjadi lokasi kerja tim pengendali banjir, di Bulukumba, Rabu, 1 September 2021.

Penasaran dengan Strategi Penanganan Banjir Bulukumba, Adnan Purichta Temui Andi Utta

Saat curah hujan tinggi, tim beserta dirinya terus memantau apabila ada genangan air di Kota Bulukumba, dan dengan sigap tim terjun ke lokasi untuk mengurai genangan tersebut. Sejauh ini, sedimen yamg sudah diangkut dan dibuang kurang lebih 3.500 truk.

BULUKUMBA, BUKAMATA - Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan YL, menemui Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dan wakilnya, Andi Edy Manaf, di Kabupaten Bulukumba, Rabu, 1 September 2021. Adnan dan rombongan disambut dengan hangat oleh Andi Muchtar Ali Yusuf dan jajaran, di rumah jabatan.

Adnan mengungkapkan, kedatangannya di Kabupaten Bulukumba karena penasaran dengan kinerja Andi Utta - sapaan akrab Andi Muchtar Ali Yusuf - dan wakilnya, dalam mengatasi persoalan banjir di Kota Bulukumba. Apalagi, pencapaian tersebut tanpa menggunakan APBD, tetapi dilakukan atas kolaborasi dan kerjasama seluruh elemen.

"Pertemuan ini berawal saat kita minum kopi di Kantor Bupati Gowa, kita saling komunikasi dan bercerita panjang terkait dengan pengendalian banjir yang dilakukan oleh Pak Bupati dan seluruh jajaran di Kabupaten Bulukumba," kata Adnan.

Adnan mengaku tertarik meninjau langsung titik lokasi yang menjadi sasaran tim kendali banjir, untuk mengurai aliran air agar banjir di Kota Bulukumba dapat diminimalkan. Sehingga, hal itu juga dapat diterapkan di Kabupaten Gowa yang juga rawan terkena banjir tiap tahunnya.

"Saya ingin melihat langsung yang mana titik yang dibersihkan sampai betul-betul tidak terjadi banjir, sehingga itu juga bisa kita implementasikan di Kabupaten Gowa," terang Adnan.

Merespon keinginan Bupati Gowa, Andi Utta membagikan pengetahuannya terkait penanganan banjir di Kabupaten Bulukumba. Ia mengatakan, pasca dirinya dilantik menjadi Bupati, ia membetuk sebuah tim untuk mengatasi persoalan banjir di Kabupaten Bulukumba.

Penanganan permasalahan banjir di Kabupaten Bulukumba, lanjut Andi Utta, tidak terlepas dari kinerja Tim Kendali Banjir yang dibentuknya. Tim ini diketuai Kepala Dinas PSDA Andi Zulkifli, dan disupport peralatan untuk membersihkan dan mengangkut sampah serta sedimen yang menghambat saluran air.

"Pasca saya dilantik dengan Pak Wakil, saya melihat bahwa di Kota Bulukumba sering terjadi banjir hingga ketinggian satu setengah meter. Makanya saya berpikir untuk membentuk tim kendali banjir," ujarnya.

Saat curah hujan tinggi, tim beserta dirinya terus memantau apabila ada genangan air di Kota Bulukumba, dan dengan sigap tim terjun ke lokasi untuk mengurai genangan tersebut. Sejauh ini, sedimen yamg sudah diangkut dan dibuang kurang lebih 3.500 truk.

"Pasca curah hujan tinggi 24 jam, saya pantau dimana ada genangan yang bisa kita antisipasi dan bisa kita kerjakan langsung," lanjutnya.

Menurut Andi Utta, sekeras apapun tim kendali banjir bekerja mengatasi persoalan banjir di Bulukumba, tanpa ada kesadaran dari masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, maka dalam mewujudkan kota bebas banjir mungkin tidak bisa dicapai. Sehingga, ia juga mengarahkan jajarannya untuk mengedukasi masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan, dengan cara tidak membuang sampah di sembarang tempat.

Usai berbincang-bincang di rujab, Bupati Gowa bersama Bupati Bulukumba dan Wabup serta rombongan, bergerak untuk meninjau lokasi kerja tim kendali banjir di Kabupaten Bulukumba. (*)

 

Penulis : Rey Yudistira
#Adnan Purichta Ichsan #Andi Muchtar Ali Yusuf #Pemkab Gowa #Pemkab Bulukumba