BARRU, BUKAMATA - Seorang remaja pria dibekuk Resmob Polres Barru. Diduga, dialah pembunuh UH (14), gadis yang ditemukan tewas di sebuah tanah kosong di Waenungnge, Dusun Lisu, Desa Lompo Tengah, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Sulsel, Sabtu pagi, 28 Agustus 2021, pukul 07.00 Wita.
Kapolres Barru, AKBP Liliek Tribhawono membenarkan penangkapan terduga pelaku. Menurut Kapolres, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, penyelidikan mengerucut kepada pelaku.
Pelajar Kelas 8 salah satu SMP di Barru itu, sempat dinyatakan hilang dua hari, sebelum ditemukan meninggal tadi pagi.
Sebelumnya, pada Kamis, 26 Agustus 2021, pukul 16.00 Wita, korban pamit kepada ayahnya. Dia mengaku hendak belajar kelompok ke rumah teman sekelasnya seorang siswi berinisial NB. Masih satu kampung korban di Tanete Riaja.
Ayahnya pun memboncengnya hingga ke rumah NB. Setelah itu, ayahnya pulang. Saat itu NB tak di rumah. Lalu, seorang murid SD berinisial AN melihat korban UH dijemput dengan motor matik oleh seorang remaja pria. Mengarah ke Pekkae.
Berdasarkan keterangan AN, Tim Resmob Polres Barru melakukan serangkaian penyelidikan terkait kasus tersebut. Hasil penyelidikan mengerucut pada terduga pelaku.
Menurut AKBP Liliek, kepada polisi terduga pelaku mengakui telah melakukan pembunuhan tersebut karena korban mengaku hamil 1 bulan. Terduga pelaku mengaku telah melakukan hubungan badan dengan korban sebanyak dua kali.
Pada Kamis, 26 Agustus 2021 sekitar Pukul 16.30 Wita, terduga pelaku mengaku menjemput korban menggunakan motor di Dusun Bunne, Desa Kading, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru. Jalan poros Barru - Soppeng. Kemudian, terduga pelaku membawa korban ke TKP, sebuah tanah kosong di Waenungnge.
Saat di TKP, terduga pelaku menyampaikan agar korban menggugurkan kandungannya. Namun korban menolak. Terduga pelaku pun langsung mencekik leher korban yang mengakibatkan korban lemas dan jatuh tengkurap ke tanah.
Tak berhenti di situ. Terduga pelaku kemudian mengambil batu dan memukul kepala korban sebanyak 3 kali. Setelah itu, terduga pelaku mengambil HP milik korban dan meninggalkan korban di TKP. HP tersebut kemudian dibuang di sungai Mangottong, Desa Lompo Riaja, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru.
"Terduga pelaku melakukan pembunuhan karena korban menolak untuk menggugurkan kandungannya dan korban mengancam akan menyebarkan aib tersebut," pungkas AKBP Liliek.
Penulis: Maulana
TAG
BERITA TERKAIT
-
Tragis! Seorang Ibu di Bone Tewas Dianiaya Anak Kandung
-
Oknum TNI AU Tikam Pria di Makassar Hingga Tewas
-
Emosi Ditantang Duel, Pemilik Kontrakan di Bone Tikam Tamu Penyewa Hingga Tewas
-
Diplomat Indonesia Zetro Purba Tewas Ditembak OTK di Peru
-
Pelaku Pembunuhan Sadis di Selayar Dinyatakan Alami Gangguan Jiwa, Polisi Serahkan ke Dinsos