Redaksi : Selasa, 17 Agustus 2021 08:04
Ilustrasi

GOWA, BUKAMATA - Senin, 16 Agustus 2021 dini hari. IM tak berkutik saat diciduk Tim Anti Bandit Polres Gowa, Sulsel. Pelatih pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) telah mencuri dua ponsel siswa yang dilatihnya.

IM dibekuk Tim Anti Bandit Polres Gowa yang dipimpin Dantim, Aipda Budi. Itu sesaat setelah IM tiba di kediamannya, di Desa Julubori, Kecamatan Pallangga, Gowa. Di depan polisi, IM mengakui perbuatanya.

Saat itu sedang berlangsung gladi kotor upacara pengibaran bendera menyambut HUT ke-76 Kemerdekaan di salah satu SMA di Gowa. R, salah seorang siswa menyimpan ponselnya sembarangan.

Melihat dua ponsel digeletakkan di sembarang tempat, IM pun tergiur mengambilnya. Dia menengok kiri kanan. Aman. Tak ada yang memperhatikan. Pasalnya, semua peserta dan pelatih sedang fokus geladi. Dua ponsel itu pun dicomot lalu disembunyikan.

Satu ponsel sudah dia jual. Yang satunya berhasil diamankan polisi.

"Saya sedang melatih Paskibraka gladi kotor persiapan upacara HUT Kemerdekaan Indonesia dan ada dua HP saya ambil karena korban simpan sembarangan," ujar IM.

Kanit Resmob Polres Gowa, Ipda Kamal Rajab mengatakan, IM kini mendekam di sel tahanan Mapolres Gowa. Dia terancam hukuman penjara 5 tahun sesuai dengan Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian.