Redaksi
Redaksi

Minggu, 25 Juli 2021 17:38

Ilustrasi
Ilustrasi

15 Pria Datang Menyerang Pakai Parang dan Badik di Sinjai, Satu Tewas

Seorang remaja di SInjai tewas, usai dianiaya dengan senjata tajam.

SINJAI, BUKAMATA - Sabtu, 24 Juli 2021. Jarum jam menunjukkan sekira pukul 19.30 Wita. Beberapa pemuda sedang duduk di depan kios di Lingkungan Bontoasa, Kelurahan Mannanti, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, sambil main ponsel.

Tiba-tiba datang 15 pemuda lainnya menggunakan 4 sepeda motor dan satu mobil. Mereka menenteng parang dan badik. Mereka menyerang ke pemuda yang sedang asyik main ponsel.

Salah satu dari penyerang, menarik kerah baju salah satu korban berinisial AA (20), lalu memukulinya. Yang lainnya, menyerang korban lainnya dengan memukul dan menginjak.

Melihat di antara pelaku ada yang membawa parang dan badik, pemuda yang diserang berhamburan menyelamatkan diri.

Melihat para korban melarikan diri, rombongan pelaku kemudian meninggalkan TKP dengan sepeda motor dan mobil.

Mereka bergerak ke wilayah Bontoasa. Di situ, mereka mendapati RT (18) sedang duduk menyendiri di depan warung bakso. Lalu, salah satu pelaku langsung menyerang korban dengan parang dan badik. Korban pun tewas di tempat. Usai itu, para pelaku meninggalkan TKP.

Atas penyerangan tersebut, Satuan Reskrim Polres Sinjai begerak sigap. Sudah 2 orang diamankan. Masing-masing berinisial ES (17) dan AW (20). Keduanya merupakan terduga pelaku penganiayaan yang menewaskan RT.

Kapolres Sinjai, AKBP Iwan Irmawan mengatakan, motif pelaku diduga karena ketersinggungan. Motor pelaku kata AKBP Iwan, sempat ditahan oleh korban.
"Jadi, saat ini dua pelaku sudah kami amankan di Mapolres Sinjai untuk proses penyelidikan lebih lanjut, dan satu di antaranya dalam proses pengejaran," beber AKBP Iwan.

Selain remaja RT yang tewas, ada tujuh lainnya terluka. Masing-masing berinisial SN (20), MA (14), AA (20), AC (22), RN (20), AR (20), dan SY (20). Korban SN dan MA, juga terkena sabetan senjata tajam dan masih dalam perawatan intensif di RSUD Sinjai.

Menurut AKBP Iwan, ada satu pelaku penganiayaan yang menewaskan korban, berinisial KD (20), masih dalam proses pengejaran kepolisian.

AKBP Iwan meminta masyarakat menahan diri dan menyerahkan penanganan kasus tersebut ke polisi. "Kami berkomitmen akan memproses hukum tersangka sesuai dengan peraturan yang berlaku," janji AKBP Iwan.

Penulis: Maulana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Polres Sinjai #Penganiayaan #Pembunuhana

Berita Populer