Aswad Syam
Aswad Syam

Rabu, 21 Juli 2021 10:41

Oknum penipu dibekuk petugas dari Polsek Ujung Pandang.
Oknum penipu dibekuk petugas dari Polsek Ujung Pandang.

Polisi Berpura-pura sebagai Pembeli APAR, Penipu Pecatan Damkar Makassar Dibekuk

Seorang pecatan Damkar Makassar dibekuk. Dia menipu instansi pemerintah.

MAKASSAR, BUKAMATA - IS (39), dulu memang personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar. Tapi sudah dipecat. Itu setelah menipu sejumlah instansi pemerintah. Mengaku dari Damkar Makassar. Lalu menjual alat pemadam api ringan (APAR).

Kanit Reskrim Polsek Ujung Pandang, Iptu Pandu Harikusuma, kepada wartawan, Selasa (20/7/2021) mengungkapkan, pelaku selama ini diduga kerap mengunjungi sejumlah instansi pemerintah di Makassar dengan mengaku sebagai ASN Damkar.

Selanjutnya dia melakukan isi ulang APAR dan memungut biaya isi ulang. Nilainya bervariasi.

Iptu Pandu mengatakan, pihaknya belum melakukan kalkulasi. Namun pungutan untuk hasil kejahatan ini diperkirakan hingga jutaan rupiah.

"Untuk total kerugian, belum dikalkulasi karena ada beberapa TKP. Berdasarkan pengakuan dan kuitansi tersangka, setiap refill (isi ulang), mematok harga Rp 450 ribu sampai Rp 1 juta," kata Pandu.

Aksi pelaku tercium petugas damkar yang resmi. Senin, 19 Juli 2021, sekita pukul 13.00 Wita, Dinas Damkar Makassar pun melaporkan pelaku ke Polsek Ujung Pandang.

Beberapa jam kemudian, polisi berpura-pura menjadi pembeli APAR dan menangkap pelaku di Jalan Veteran Utara, Makassar.

Saat itu kata Iptu Pandu, anggota polisi berpura-pura memesan 2 buah APAR. Tidak sampai 24 jam pelaku diamankan.

Dalam penangkapan itu, polisi ikut menyita sejumlah alat bukti kejahatan pelaku, di antaranya stempel palsu dan kuitansi palsu berlogo Damkar Makassar.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat polisi dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan. Ancamannya, 4 tahun penjara.

#Penipuan