Aswad Syam
Aswad Syam

Senin, 19 Juli 2021 13:15

Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan.
Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan.

Kena Batunya, Oknum Satpol Gowa Pemukul Wanita Berlebaran di Sel Mapolres Gowa

Mardani Hamdan tampaknya akan berlebaran di sel Mapolres Gowa. Itu setelah dilakukan penahanan dalam kasus pemukulan pasutri pemilk kafe di Gowa.

GOWA, BUKAMATA - Mantan Sekretaris Satpol PP Kabupaten Gowa Mardani Hamdan, akhirnya resmi ditahan. Tersangka kasus pemukulan pasangan suami istri (pasutri) pemilik kafe saat razia PPKM mikro di Panciro Gowa itu, ditahan berdasarkan surat perintah penahanan Mardani tersebut tertuang dalam SP.Han No. /90/VII/2021/Reskrim tertanggal 18 Juli 2021. Dia akan merayakan lebaran kurban di sel Mapolres Gowa.

Sebelumnya, Mardani tidak langsung ditahan usai ditetapkan tersangka pada Jumat, 16 Juli 2021 lalu. Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan mengatakan, saat itu tersangka masih menjalani pemeriksaan internal di Satpol PP.

Hal itu juga diungkapkan Kapolres Gowa, AKBP Tri Goffarudin Pulungan saat konferensi pers. Menurutnya, Mardani seorang ASN, sehingga juga harus menjalani pemeriksaan internal. "Setelah pemeriksaan internal rampung baru kita lakukan penahanan," ujar AKBP Tri Goffaruddin.

Usai pemeriksaan internal di kesatuannya, barulah Mardani kemudian dilakukan penahahan. Surat perintah penahanannya kata AKP Tambunan, Ditandatangani Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Boby Rachman.

Hingga akhirnya, yakni pada keesokan harinya, Mardani Hamdan diserahkan kesatuannya ke penyidik Polres Gowa dan sejak saat itu dia diperiksa sebagai tersangka hingga berujung penahanan.

Dengan penahanan tersebut, polisi meminta masyarakat tak lagi melakukan provokasi atau bully di media sosial.

"Dengan dilakukannya penahanan terhadap tersangka, saya berharap seluruh masyarakat Kabupaten Gowa tidak lagi melakukan aksi provokasi maupun mem-bully di media sosial," ucap Tambunan.

"Saya yakin masyarakat akan selalu berpegang teguh pada budaya Siri Na Pacce dalam bermasyarakat," katanya lagi.

Mardani Hamdan menjadi tersangka usai memukul pasutri pemilik kafe, Riyana dan Ivan. Videonya viral. Aksi itu terjadi Rabu, 14 Juli 2021 di salah satu kafe di Panciro, Gowa. Selain terekam kamera ponsel korban yang sedang live, juga terekam oleh CCTV kafe korban.

Mardani kini juga sudah dicopot dari jabatannya sebagai Sekretaris Satpol PP Kabupaten Gowa.

#Polres Gowa #Satpol PP Arogan