Aswad Syam
Aswad Syam

Kamis, 15 Juli 2021 17:08

Yenny Fitria alias Mama Caca bersama jualannya.
Yenny Fitria alias Mama Caca bersama jualannya.

Pandemi Mendera, Kita Tak Boleh Menyerah

Pandemi boleh membatasi ruang gerak kita. Tapi tidak asa kita. Hidup harus terus berjalan. Itu prinsip Yenny Fitria, seorang single parent di Makassar yang menghidupi tiga anaknya.

MAKASSAR, BUKAMATA - Sore itu, Kamis, 15 Juli 2021. Seorang wanita berbaju kuning melayani pembeli. Usianya masih paruh baya. Namanya Yenny Fitria. Usianya 44 tahun. Dia membuka warung sembako di rumahnya, di Blok C1, Puri Pattene Permai, kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

Jualannya ramai. Bermacam-macam. Mulai dari mi instan, air galon, biskuit, minuman, telur, hingga perlengkapan mandi. Komplet.

Sejak pandemi melanda, ibu tiga anak ini, banting setir dari ojek anak sekolah ke jual sembako. Modalnya dia kumpulkan dari hasil mengojek. Itu pada Agustus 2020 lalu. Saat pemerintah memutuskan anak sekolah untuk belajar daring dari rumah.

Lumayan. Meski single parent sejak suaminya, almarhum Hardin meninggal lima tahun lalu, Yenny yang akrab disapa Mama Caca ini, mampu menghidupi dan mencukupi kebutuhan tiga anaknya, Jennifer Anastasia (15), Jessica Octaviana (14) dan Joshua Alexander (9).

Bagi Yenny, hidup harus terus berjalan. Meski pandemi Covid-19 membatasi ruang gerak kita, tapi tidak boleh membatasi asa kita.

Warung kelontongan Yenny, juga membantu warga sekitar yang pada saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), memerlukan kebutuhan pokok. Juga membantu saat tengah malam, ketiga rasa lapar mendera, warung Yenny terbuka untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Yenny berharap, pandemi Covid-19 ini lekas berakhir, sehingga sendi-sendi ekonomi bisa kembali bergerak. Dia berharap, bisa kembali juga menjalankan profesi awalnya, mengantar jemput anak sekolah.

"Semoga pandemi segera berakhir. Karenanya, mari kita membantu pemerintah menjalankan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan mengedepankan 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan," harapnya.

#Kisah inspiratif