Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Selasa, 13 Juli 2021 20:26

Abdullah Puteh
Abdullah Puteh

Selalu Tumbuh Positif Disaat Pandemi, Komite II DPD RI Apresiasi Kinerja Kementan

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), sektor pertanian pada Triwulan II 2020 tumbuh sebesar 16,24 (QtoQ) dengan nilai ekspor pada Januari-Desember naik sebesar 15,79 persen atau sekitar Rp 451,77 triliun. Lalu pada Triwulan I 2021, sektor pertanian juga masih tumbuh meyakinkan dengan angka sebesar 2,95 persen (YonY).

JAKARTA, BUKAMATA - Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mengapresiasi berbagai upaya dan kebijakan Kementerian Pertanian (Kementan) selama dua tahun terakhir. DPD menilai pertumbuhan sektor pertanian di tengah pandemi Covid-19 sangat luar biasa, karena mampu menyumbang kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), sektor pertanian pada Triwulan II 2020 tumbuh sebesar 16,24 (QtoQ) dengan nilai ekspor pada Januari-Desember naik sebesar 15,79 persen atau sekitar Rp 451,77 triliun. Lalu pada Triwulan I 2021, sektor pertanian juga masih tumbuh meyakinkan dengan angka sebesar 2,95 persen (YonY).

Wakil Ketua Komite II DPD RI, Abdullah Puteh, mengatakan, sektor pertanian sejauh ini terbukti mampu menjadi penyelamat atas anjloknya ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19 yang masih berkepanjangan.

"Inilah mengapa sektor pertanian itu sangat penting bagi kehidupan kita semua. Karena itu saya mendukung sekaligus mengapresiasi apa yang menjadi kebijakan Pak Menteri (Syahrul Yasin Limpo)," ujarnya dalam rapat kerja bersama jajaran Kementan, Selasa, 13 Juli 2021.

Dalam rapat yang sama, Anggota Komite II DPD RI, Christiandy Sanjaya juga mengapresiasi berbagai capaian Kementan dalam mengelola sektor pertanian selama dua tahun terakhir. Sehingga, sektor ini menjadi lebih maju, mandiri dan modern.

"Saya apresiasi berbagai capaian Kementan yang mampu tumbuh positif disaat sektor lainnya turun," katanya.

Yang lain, Made Mangku Pastika juga menyampaikan terimakasih atas kinerja dan performa sektor pertanian yang sejauh ini tumbuh positif, terutama disaat krisis pandemi melanda seluruh dunia. Namun, ke depan Kementan diharapkan mampu melaksanakan program UPO alias (Unit Pupuk Organik) secara cepat dan merata di semua kabupaten-kabupaten Bali.

"Saya melihat dalam program unit pupuk organik targetnya cukup banyak. Kalau boleh saya ingin dapat kontak pejabat yang menangani ini, karena Bali ingin menjadi daerah organik. Saya kira ini sangat menolong juga untuk mengurangi pupuk subsidi," katanya.

Senada, anggota komite lainnya, Bustami Zainudin, mengaku bangga karena baru kali ini semua Anggota Komite DPD RI di seluruh daerah merasakan ada kedekatan khusus terhadap sektor pertanian nasional.

"Terus terang Komite DPD RI merasa selalu dekat dengan petani. Ini semua berkat kehadiran Pak Menteri yang selalu melibatkan kami dalam setiap kegiatan. Karena itu, kami apresiasi apa yang sudah dilakukan jajaran Kementan," katanya.

Mengenai hal ini, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengajak semua pihak yang terlibat dalam proses pembangunan sektor pertanian untuk mengembangkan potensi yang ada dalam melakukan ketahanan pangan nasional.

"Yang pasti kami butuh DPD dalam membangun pertanian masa depan. DPD menjadi kekuatan dalam mengembangkan sektor pertanian," ujarnya.

Mentan mengaku sudah mencatat dan mengingat semua usulan dan masukan jajaran DPD RI terhadap pembangunan pertanian masa depan. "Semua sudah kami catat dan kalau ada masukan segera kita akan tangani," tutupnya. (*)

#Kementrian Pertanian #Syahrul Yasin Limpo #Abdullah Puteh #DPD RI