Redaksi
Redaksi

Kamis, 01 Juli 2021 16:51

Achmad Nur Hidayat
Achmad Nur Hidayat

BEM UI di Mata Mantan Ketua Ahmad Nur Hidayat

Soal sikap kritis BEM UI kepada pemerintah, ini pandangan mantan Ketua BEM UI, Achmad Nur Hidayat.

JAKARTA, BUKAMATA - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) saat ini sedang disorot. Itu pasca mengkritik Presiden Joko Widodo.

Padahal, BEM UI ini banyak melahirkan tokoh yang hingga kini berkiprah di berbagai bidang. Selain Rico Marbun, ada Achmad Nur Hidayat.

Pria kelahiran 24 November 1981 itu, resmi menjadi mahasiswa UI Jurusan Teknik Gas dan Petrokimia pada tahun 1999. Ekonom dan pakar kebijakan publik ini, menjadi Ketua BEM UI pada 2003-2004 atau setelah eranya Rico Marbun.

Kala dia menjabat Ketua BEM UI, aksi turun ke jalan terus dilakukan. Bahkan pada saat menggelar aksi atas vonis Akbar Tandjung, sempat terjadi bentrok antara pendemo dengan aparat.

Soal sikap kritis BEM UI yang belakangan jadi perbincangan publik bahkan dikomentari Presiden Joko Widodo (Jokowi), menurut Hidayat itu karena BEM UI selalu bersama rakyat dan BEM UI selalu berdiri di atas semua golongan.

"Apa yang dikritik BEM UI ada dasar-dasarnya. Saya sudah teliti argumentasinya. Intinya kritikan kepada penguasa harus terus disampaikan agar penguasa selalu on the right track. Masalahnya kenapa birokrat kampus yang kebakaran jenggot. Harusnya para birokrat kampus itu berdiri bersama BEM UI dan rakyat," ujarnya.

Hidayat sendiri, setelah lulus dari UI, kemudian meraih gelar S2 Master Public Policy untuk Kebijakan Ekonomi dari National University of Singapore (NUS) dan dari Tsinghua University, Beijing China tahun 2009. Dia juga pernah memperoleh pendidikan untuk eksekutif dari Harvard Kennedy School of Government, Boston-USA di 2012.

Selain itu, Hidayat juga pernah bekerja sebagai Kepala/Koordinator Analis Badan Supervisi Bank Indonesia selama 10 tahun dari tahun 2009.
Hidayat dikenal kerap melakukan riset terkait kebijakan publik, independensi Bank Sentral, tata kelola Bank Sentral, pasar tenaga kerja, Asset and Liabilities Management (ALM), kebijakan makroekonomi, Private Financial Enterprises Development, kebijakan ekonomi, dan kebijakan makroprudensial.

Pria yang pernah menjadi Bakal Calon Ketua ILUNI UI 2020-2023 ini sekarang dikenal sebagai pakar kebijakan publik dari Narasi Institute, sebuah lembaga yang didirikannya. Kritikan terkait kebijakan pemerintah terus dia sampaikan dengan segala argumentasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#BEM UI

Berita Populer