PINRANG, BUKAMATA -- Selasa, 29 Juni 2021. Di depan Mall Sejahtera Pinrang, terlihat asap hitam mengepul. Di tengah jalan, sebuah api berkobar membakar ban bekas.
Sebuah truk Fuso kuning gading tampak berhenti di ujung sana. Di ujung lainnya, sebuah pikap, lengkap dengan sound system.
Beberapa pemuda tampak berorasi. Sebagian membentangkan beberapa pamflet. Salah satunya bertuliskan, "Kulitku Boleh Gelap, Desaku Jangan". Mereka dari Ikatan Pelajar Mahasiswa Letta (IPMAL). Desa mereka tempat sumber pembangkit yang mengalirkan listrik ke penjuru wilayah Sulsel.
Namun ironisnya, mereka justru tak menikmati listrik.
Karenanya, mereka menuntut agar pembangunan jaringan listrik di Desa Kariango, tempat asal mereka, dituntaskan.
Jenderal Lapangan IPMAL, Rasdi mengatakan, pihaknya menuntut pihak PLN Cabang Pinrang untuk segera merealisasikan jaringan listrik di Desa Kariango, tepatnya di Dusun Lomba.
"Kami harap tuntaskan pembangunan jaringan listrik di desa kami, kampung Lomba'. Gelap padahal dikenal sebagai lumbung cahaya," ucapnya dalam orasi.
Sampai berita ini diturunkan, aksi demonstrasi masih berlangsung. Mahasiswa ini getol memperjuangkan agar listrik bisa dinikmati di tanah yang menjadi sumber pembangkit listrik di Sulsel.
Penulis: Jun
BERITA TERKAIT
-
Polisi Didesak Usut Jual Beli Bantuan Alsintan di Bone
-
Berikut Titik Unjuk Rasa Peringatan Hardiknas di Makassar, Polisi Imbau Tetap Jaga Ketertiban Masyarakat
-
Tolak Putusan MK tentang Syarat Capres-Cawapres, BEM SI Inisiasi Aksi Demontrasi 20 Oktober
-
Mahasiswa Unhas Debati Emak-Emak Saat Aksi, Ruhut : Surga Ditelapak Kaki Ibu
-
Oknum Diduga Polisi Terekam Video Lepaskan Anak Panah, LBH : Bisa Dijerat Pidana