JAKARTA, BUKAMATA - Rabu, 25 Mei 2021. Wanita cantik itu ditemukan tewas di kamar hotel di Menteng, Jakarta Pusat sore itu. Inisialnya IM (31).
Korban check-in di hotel tersebut pada Selasa (25/5/2021). Korban sudah dua hari menginap di kamar hotel tersebut bersama teman perempuannya.
"Yang check-in korban, tinggal sama temannya di situ," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Teuku Arsya Khadafi.
AKBP Arsya mengatakan, saat ini pihaknya masih mengejar pelaku pembunuhan tersebut. Polisi masih melakukan pencarian ke beberapa lokasi.
"Pelaku saat ini masih dalam pengejaran," ungkap Kasat Reskrim.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengumpulkan sejumlah rekaman CCTV di hotel untuk melacak jejak korban.
Dari rekaman CCTV hotel, terlihat pelaku masuk ke hotel di Jl Johar, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (26/5/2021) pukul 13.37 WIB. Sebelum masuk ke kamar korban, pelaku sempat ke toilet di lobi hotel.
Setelah itu, pelaku masuk ke kamar korban dengan menggunakan lift. Pelaku masuk ke kamar korban pada pukul 13.52 WIB.
Pada pukul 14.37 WIB, pelaku keluar dari kamar dan meninggalkan hotel. Dalam rekaman CCTV pelaku terlihat menggunakan jaket dan celana selutut dan membawa tas selempang.
Polisi masih mendalami motif pembunuhan tersebut. Namun, pelaku membawa kabur ponsel dan uang milik korban.
"Handphone-nya hilang," tambah AKBP Arsya.
Selain handphone, Arsya mengatakan, uang korban hilang. Namun Arsya belum memerinci nilai nominal uang korban yang hilang tersebut.
"Diduga uang juga hilang," tandas Arsya.
Pada Jumat (28/5/2021) siang kemarin, polisi melakukan olah TKP lanjutan. Dalam olah TKP tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus pembunuhan tersebut.
Sebelumnya, korban dihubungi oleh temannya melalui WhatsApp dan tidak dibalas.
Teman korban kemudian kembali ke kamar hotel dan mengeceknya bersama sekuriti. Saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa dengan kondisi tanpa busana dan kepala ditutup 3 buah bantal.
AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan korban adalah seorang pekerja seks komersial (PSK).
"Diduga demikian (PSK)," ungkap Arsya.
Arsya mengungkapkan, korban dan pelaku sebelumnya berkenalan melalui aplikasi di media sosial.
"Diduga pelaku salah satu kenalannya melalui aplikasi medsos," imbuhnya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Tragis! Seorang Ibu di Bone Tewas Dianiaya Anak Kandung
-
Oknum TNI AU Tikam Pria di Makassar Hingga Tewas
-
Emosi Ditantang Duel, Pemilik Kontrakan di Bone Tikam Tamu Penyewa Hingga Tewas
-
Diplomat Indonesia Zetro Purba Tewas Ditembak OTK di Peru
-
Pelaku Pembunuhan Sadis di Selayar Dinyatakan Alami Gangguan Jiwa, Polisi Serahkan ke Dinsos